Skip to main content

375 Calon Jemaah Haji Rembang Dilepas


REMBANG-Jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Rembang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 14 sebanyak 375 orang, Jumat pagi tadi sekitar pukul 05.45 wib diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali. Mereka termasuk calhaj yang berangkat ke Tanah Suci embakrasi bandara Adi Sumarmo Solo.

Kepala Seksi Penyelanggara Haji Dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten
Rembang Mahmudi menjelaskan setelah calhaj dijemput armada bus dari masing-masing konsentrasi pemberangkatan tingkat kecamatan, dikumpulkan Gedung Haji jalan Pemuda Rembang, mengikuti prosesi pelepasan oleh Wakil Bupati Rembang
Abdullah Hafidz.

Sementara itu Wakil Bupati Rembang H.Abdullah Hafid dalam sambutan pelepasan
berpesan supaya calon jamaah haji menjaga kesehatannya dan mendoakan
masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Rembang agar diberi keselamatan
dan kesejahteraan.

Salah satu tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat asal kecamatan Sarang KH Maemun Zuber kiai kharismatik berkenan memberi tauziah kepada calhhaj yang
berangkat menunaikan rukun Islam ke-lima.

KH.Maemun Zuber yang di dampingi Ibu serta putranya juga termasuk calhaj yang berangkat menunaikan ibadah haji kali ini masuk dalam rombongan kloter 14 yang berjumlah 375 orang.

Setelah keberangkatan jemaah calon haji tahap I selesai, Kementerian Agama Kabupaten Rembang menyisakan tugas memberangkatkan calhaj Kloter 16 yang jumlahnya lebih banyak yakni 448 orang, dijadwalkan dilepas menuju Donohudan pada hari Jumat depan tanggal 22 Oktober. (hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.