Skip to main content

Anggota DPRD kab. Bekasi Yang Sedang Ikut Outbond Diinstruksikan Pulang

BEKASI-Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H Mustakim, sudah menginstruksikan para anggota dewan yang tengah berekreasi outbond di Ciater Subang, untuk kembali pulang. 

Hal ini dikatakannya saat dikonfirmasi wartamerdeka.com melalui seluler, mengingat banjir yang tengah melanda beberapa wilayah Kabupaten Bekasi.

Diakui Mustakim, 50 anggota dewan itu sudah dua hari mengikuti outbond. “Tapi sudah saya perintahkan untuk semuanya pulang,” kata Mustakim.

Dijadwalkan dalam Agenda Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, kegiatan outbond anggota dewan berlangsung sejak Kamis (14/10) hingga Sabtu (16/10).

“Tapi, sebagian mereka sudah pulang jam 10 tadi,” kata Mustakim yang mengaku tengah bersama keluarga di rumahnya di Papan Mas Tambun yang juga dilanda banjir.

Dikatakan, dirinya tidak ikut dalam kegiatan itu. Sebab, wilayahnya tengah dilanda banjir kebanjiran. Pihaknya pun menyadari, bahwa masyarakat Kabupaten Bekasi sedang kesulitan dilanda banjir, "Rekan-rekan anggota dewan sudah pulang terlebih dahulu, lebih awal dari
yang dijadwalkan," jelasnya.

Sementara, Taih Minarno, anggota dewan dari Komisi C ketika dihubungi, mengaku masih berada di Ciater Subang. “Ya kita masih outbond, Sabtu besok baru pulang,” kata Taih. (dha)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.