Skip to main content

Brigjen Pol Syafruddin Jadi Kapolda Kalsel


-Kapolda Kepri dan Maluku Juga Dimutasi 

JAKARTA - Gerbong mutasi terjadi di jajaran kepolisian. 3 Kapolda juga masuk gerbong, yaitu Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kepulauan Riau (Kepri), dan Maluku. Kapolda Kalsel Brigjen Pol Untung Suharsono Radjab digantikan Brigjen Pol Syafruddin. Untung kini menjabat sebagai Sespim Polri Lemdikpol, sedang Syafruddin dahulu menjabat sebagai Wakapolda Sumut.

Mutasi tertuang dalam dokumen yang diperoleh wartawan, Kamis (30/9/2010), berdasarkan telegram rahasia (TR) bernomor STR/772/IX/2010 tertanggal 29 September 2010 dan ditandatangani Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri Irjen Pol Edy Sunarno.

Kemudian, Kapolda Kepri Brigjen Pol Pudji Hartanto dimutasi sebagai staf ahli Kapolri, dia digantikan Brigjen Pol Budin Winarso yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jabar. Selain itu, Kapolda Maluku Brigjen Pol Totoy Herawan dimutasi menjadi Sespim Polri, dia digantikan Brigjen Pol Syarief Gunawan yang sebelumnya menjabat Waka Korbrimob.

Sementara itu posisi lainnya yang mengalami pergeseran yakni jabatan Dirtipikor Bareskrim Polri kini dijabat Kombes Pol Ike Edwin. Dia menggantikan Brigjen Pol Yovianes Mahar yang sekarang menjadi Wakapolda Jabar.

Mutasi juga terjadi pada jabatan Dirtipidum Bareskrim Polri, kini posisi itu kini dipegang Kombes Pol Agung Sabar Santoso yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Lampung. Agung menggatikan Brigjen Pol Saut Usman Nasution.(aris/ulis/wartamerdeka.com)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).