Skip to main content

Buyer Korea Selatan Borong Telur Asin Rasa Udang di Arena TEI 2010

Keterangan Foto: Direktur Dagang Kecil Menengah dan Produk Dalam Negeri (DKMPDN) pada Direktorat Jenderal  Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan, Suhanto sedang mencoba makanan olahan kemasan produk UKM di Hall E.


JAKARTA-Direktur  Dagang Kecil Menengah dan Produk Dalam Negeri (DKMPDN) pada Direktorat Jenderal  Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan, Suhanto mengakui,   Pameran Pangan Nusa ke-5 tahun 2010 yang disandingkan dengan kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) kali ini  memang membawa berkah bagi pengusaha UKM. Khususnya pengusaha UKM bidang pengolahan makanan kemasan. 

“Jumlah pengunjung Pameran Pangan Nusa ke-5 kali ini juga lumayan banyak. Hari pertama, jumlah pengunjung Pameran  Pangan Nusa mencapai sekitar 2800 orang,”ujar Suhanto, hari Jumat (15/10/2010) kemarin.

Bahkan menurut Suhanto yang didampingi penanggungjawab pameran Agus Purwanto beserta stafnya Haryanto, pada hari pertama pameran transaksi eceran mencapai sekitar Rp 180 juta.”Itu belum transaksi dengan buyer luar negeri. Untuk transaksi dengan buyer luar negeri sedang kami data,” ujar Suhanto lagi.

Sedangkan pada hari kedua, transaksi eceran mencapai Rp 164.500.000.

Salah satu produk yang menonjol dalam transaksi pada hari pertama adalah telur asin rasa udang yang diproduksi Candi Jaya.

“Buyer dari Korea Selatan bahkan sampai memborong telur asin rasa udang ini dengan nilai Rp 22 juta,”tambah Suhanto.

 Telur asin rasa udang ini memang sangat unik, kata Suhanto, dan ini merupakan salah satu inovasi yang patut diapresiasi. “Menurut produsen telur asin unik ini, agar telur yang dihasilkan memiliki rasa udang, setiap hari bebek yang akan bertelur diberi makan udang. Jadi ketika bertelur, telurnya memiliki rasa udang,”ujar Suhanto.

Pameran yang digelar di tenda Pangan Nusa ini, meliputi sejumlah produk makanan olahan potensial daerah dan binaan Kementrian Perdagangan. Makanan olahan kemasan produksi UKM yang dipamerkan ini dinilai punya potensi ekspor yang lumayan besar. Selain telur asin rasa udang, produk-produk yang dipamerkan meliputi bandeng presto, sosis bandeng, krupuk ikan Bangka, krupuk udang, abon ikan tuna, ikan bilis, ikan mas balita, kripik lele dari Boyolali, abon ikan tuna pain, dodol rumput laut dari Nusa Tenggara Barat, ikan asin jambal dari Cirebon dan lain-lain. (aris kuncoro) 


Comments

bpk muliadi said…
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل


KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).