Skip to main content

DPPKAD Kab. Rembang Lakukan Pengecekan Sepeda Motor Dinas Kades

Keterangan Foto: Petugas DPPKAD Rembang sedang melakukan pengecekan sepeda motor dinas Kades.


REMBANG - Selasa pagi (12/10/2010) di halaman kantor  Kecamatan Sarang terlihat tak seperti hari-hari biasanya. Di halaman kantor kecamatan pagi tadi berjejer   puluhan sepeda motor dinas kepala desa jenis Yamaha Yupiter  yang diparkir secara rapi sedang dicatat oleh petugas. Sejumlah kendaraan lama dan baru jatah inventaris yang dipakai kepala desa  dari dana pemerintah  tersebut sengaja dikumpulkan untuk dilakukan pengecekan. Cek kendaraan  yang dilakukan oleh DPPKAD (Dinas Pengelolaan Pengeluaran Keuangan Anggaran Daerah ) Kab.Rembang.

Mohammad  Idrus petugas dari DPPKAD Saat dikonfirmasi di lokasi halaman kantor Kecamatan menuturkan saat ini dirinya belum usai melakukan pandataan,dan dari hasil pendataan yang telah ia lakukan pihaknya  baru mendata sejumlah 17 kendaraan dinas kades yang baru serta  12 kendaraan yang lama. Karena kendraan yang lainnya masih dipakai dan belum dikumpulkan untuk itu pihaknya harus menunggu hingga kendaraan yang dipakai tersebut bisa segera terdata.

Sementara itu sepeda motor yang telah didata oleh petugas, baik sepeda yang baru maupun lama langsung diambil kades masing-masing dari data yang ada jumlah kades di kecamatan Sarang berjumlah 23 desa sehingga total kendaran 23 yang baru dan 23 kendaraan yang lama sehingga berjumlah 46 sepeda motor biasanya kendaraan yang lama dipakai perangkat desa  sampai berita ini diturunkan sejumlah kepala desa masih ada yang belum membawa sepeda motor dinasnya untuk dilakukan pendataan. (hasan/kir)

Comments

abenk said…
salam kenal bos........
check it out.. FOLLOW ME
warta merdeka said…
salam kenal juga, mas...

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.