Skip to main content

Hj Nur Hinayah Terpilih Jadi Kedua DPC Partai Hanura Kab. Bekasi

BEKASI-Hj Nur Hinayah, Spd, terpilih sebagai Ketua DPC Partai Hanura, Kabupaten Bekasi, periode 2010 hingga 2015 mendatang. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab), di Hotel Grand Cikarang, Jababeka, Sabtu (16/10/201), dia mengalahkan Kamal Kamaludin, dengan selisih  tipis: 3 suara. Hj Nur meraih  15 suara, dan Kamal meraih 12 suara.

Acara yang berlangsung sejak Pukul 13.00 wib hingga 20.30 wib itu, dihadiri oleh sejumlah unsur DPP, DPD, Seksi Bidang Kepemudaan dan Kewanitaan serta 23 PAC. Dalam Muscab II ini, jumlah peserta yang hadir sekitar 50 orang.

Musca Partai Hanura itu berlangsung dengan tertib dan aman. Dengan terpilihnya Ketua DPC ini, para pengurus dan anggota serta kader Partai Hanura  berharap ke depannya Partai Hanura Kabupaten Bekasi makin mampu meraih hati rakyat Kabupaten Bekasi. "Mudah-mudahan, dengan terpilihnya ketua baru ini, Partai Hanura di Kabupaten Bekasi bisa lebih maju dan solid," ujar Bambang, selaku Panitia Penyelenggara.

Sementara, Ketua DPC Kabupaten Bekasi, Hj Nur Hinayah mengajak kepada para pengurus serta anggota di setiap PAC untuk ikut mensukseskan Pemiliu 2014 mendatang. 

Diharapkannya, agar seluruh PAC Kabupaten Bekasi, ikut dalam pencalonan bursa politik pemilihan anggota dewan mendatang. "Minimal Partai Hanura mendapatkan dua kursi di setiap dewan," tutur Hj Nur Hinayah yang juga menjabat anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bekasi, kepada wartamerdeka.com. (dha)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).