Skip to main content

Kab. Sumbawa Barat Jadi Lokasi Pembangunan Kampus IPDN

SUMBAWA BARAT- Pembangunan kampus Institute Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah semakin mengerucut. Pasalnya, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pengusulan KSB sebagai lokasi pembangunan civitas akademika pencetak para praja tersebut.

Juru bicara pemerintah KSB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM, baru-baru ini menegaskan, SK yang merekomendasikan KSB sebagai lokasi pembangunan kampus IPDN NTB sudah diajukan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), karena rekomendasi itu sebagai bahan pertimbangan Mendagri dalam mengeluarkan keputusan dalam penunjukkan kabupaten sebagai lokasi pembangunan kampur IPDN.

Disampaikan Najamuddin, saat ini SK itu sedang digodok di Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Hal itu dapat menjadi pegangan sementara masyarakat bahwa Bumi Pariri Lema Bariri sangat berpeluang. “Pemerintah sangat berharap dukungan seluruh masyarakat, agar Mendagri dapat menetapkan KSB sebagai lokasi pembangunan kampus IPDN, “lanjut Najamuddin, belum lama ini.

Dibeberkan Najamuddin, dari sejumlah daerah yang mengajukan diri sebagai lokasi kampus IPDN hanya KSB yang dinilai paling siap dari segala hal, mulai dari anggaran, kesiapan mobil operasional sampai penyediaan lahan seluas 30 hektar, setelah SK mendagri terbit akan dilanjutkan dengan proses pembangunan kampus.

Diingatkan, lokasi pembangunan kampus pencetak birokrasi itu disiapkan lahan di Desa Banjar kecamatan Taliwang. Konsep pembangunan kampus IPDN NTB ini sendiri lebih dekat dengan pantai. “Kalau tempat lain lebih banyak dibangun didataran tinggi, kalau KSB menawarkan konsep yang dekat dengan laut. Tapi itu bisa saja berubah nanti, karena konsep ini sendiri baru pertama kali ditawarkan oleh Pemda KSB, ”timpal Najamuddin.(Khairul)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).