Skip to main content

Kadin Card Company Tawarkan Komputer Tablet Seharga Rp 1 Juta

JAKARTA-Ada produk IT murah yang dijual di arena Trade Expo Indonesia ke-25 tahun 2010. Bayangkan,  sebuah computer tablet yang bentuknya mirip Ipad buatan Apple dijual dengan harga hanya sekitar Rp 1 juta. Tak percaya? Datang saja ke stand KADIN Indonesia.

“Kami memang sengaja menawarkan produk IT murah agar bisa menunjang dunia pendidikan. Dengan harga yang relatif murah diharapkan bisa terjangkau kaum pelajar, sehingga computer tablet ini bisa menunjang kegiatan belajar dan mengajar,”ujar Vince Gowan, President & CEO Kadin Card Company yang menawarkan computer tablet murah tersebut, kepada wartawan Journal TEI 2010,  Sabtu (16/10).

Nama produk computer ini: AIVO EPAD Model EPAD 701. Komputer yang meniru Ipad buatan Apple ini memiliki layar sentuh selebar 7 inch.

Sejumlah buyer dari luar negeri ternyata banyak yang tertarik dengan produk  ini. “Banyak yang bertanya mengenai produk ini. Memang belum ada yang memesan dalam partai besar, tapi banyak buyer luar negeri yang tertarik,”ujar Vince Gowan.

Yang menarik, produk ini sistem operasinya sudah memakai Google Android-Original Version. Selain itu, computer tablet yang ringan karena beratnya cuma 0,41 kg ini sudah dilengkapi pula dengan kamera wifi dan audio. CPU yang dipakai adalah VT8505 VIA 400 MHz.

Namun menurut Vince, harga Rp 1 juta itu adalah harga inden, belum termasuk PPN. “Pembeliannya minimum 100 unit, dengan DP 30 persen dari harga keseluruhan,”ujar Vince.

Ditambahkannya, selain AIVO EPAD Model EPAD 701 pihaknya  juga menawarkan computer netbook dengan harga yang juga murah, cuma Rp 1 juta. Computer dengan CPU 8500, 300 MHz ini mengusung operation system Win CE 6.0.(ARIS)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).