Skip to main content

Kepala Kesbangpolinmas Rembang: Perlu Pembinaan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah


REMBANG-Munculnya kasus pengeroyokan akhir-akhir ini di wilayah kabupaten Rembang menjadi perhatian tersendiri bagi Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), pasalnya para pelaku aksi kekerasan kecenderungannya masih pelajar. Seperti aksi pengeroyopokan yang terjadi di desa Dresi kulon kecamatan Kaliori beberapa waktu lalu yang menewaskan 1 korban jiwa, serta kekerasan lainnya seperti di desa Narukan kecamatan Kragan yang mengakibatkan korban luka-luka.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Rembang Suharso ditemui usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila menyatakan, sebagai langkah antisipatif kejadian tersebut agar tidak terulang kembali, pihaknya telah memberikann usulan kepada Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan pembinaan di sekolah-sekolah. Dalam pelaksanaannya perlu berkoordinasi dengan Polres rembang dan Kodim 0720 Rembang. Satu hal yang perlu dicermati dalam permasalahan pengeroyokan yang terjadi, yakni remaja sekarang ini cenderung mudah emosi terhadap setiap permasalahan yang dihadapi, sehingga perlu kembali ditanamkan nilai-nilai pancasila .

Menurut Suharso, selain melakukan pembinaan di sekolah-sekolah, perlu ada upaya mengajak tokoh agama dan masyarakat agar bersama–sama bahu-membahu melakukan pembinaan kepada generasi muda agar bisa mengendalikan diri dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin komplek.

Terpisah, Sekertaris Dinas Pendidikan Rembang Muthohir mengatakan, guna mengantisipasi aksi kekerasan para pelajar, siswa perlu dibekali pengetahuan umum terkait hukum, Sehingga diharapkan tumbuh kesadaran tidak melakukan tindakan melawan hukum yang pada akhirnya merugikan diri mereka sendiri.(hasan/wartamerdeka.com)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).