Skip to main content

Masyarakat Tambun Selatan Minta Pengerjaan Normalisasi Kalijambe Direalisasi

BEKASI-Tokoh masyarakat di tiga desa wilayah Kecamatan Tambun Selatan, yakni Desa Mekarsari, Mangunjaya serta Setia Mekar meminta DPRD Propinsi Jawa Bara, segera merealisasikan pengerjaan normalisasi dan turap (tanggul beton) Kali Jambe sepanjang 2000 meter. Hal ini, mengingat banjir kembali melanda wilayah tersebut.

"Proposol telah diajukan melalui Kecamatan Tambun Selatan yang disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Bekasi, perihal pengerjaan normalisasi dan penurapan kali itu," kata Ketua Rt 08/Rw 018, Perumahan Papan Mas, Desa Mekar Sari, Bambang kepada wartamerdeka.com, Jumat (15/10/2010).

Menurut Bambang, pengerjaan normalisasi dan penurapan ini, sebenarnya sudah diajukan tahun 2007 lalu. Namun, sikap dewan Kabupaten Bekasi serta dewan Propinsi baru akan merealisasikan tahun 2011 mendatang. "Kami menginginkan anggaran senilai Rp 2 miliar ini agar segera mengekerjakan proyek itu," ujar Bambang, seraya
mengatakan janji dewan Propinsi dari Fraksi PAN ini setelah kunjungannya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Bambang menghimbau kepada anggota  DPRD Propinsi Jawa Barat, pengerjaan itu dilaksanakan tahun ini. Sebab, di wilayahnya Kali Jambe sudah meluap ke lingkungan warga. "Sejak malam, air kali meluap hampir setinggi 50 centi meter," pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pantauan wartamerdeka.com di tiga desa itu, air sudah mulai surut. Namun, warga masih berada di tenda-tenda pengungsian. Warga, sekarang ini masih membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah maupun donatur.

Hujan yang turun sejak malam tadi, tiga wilayah desa tersebut rata-rata luapan air Kali Jambe setinggi lutut orang dewasa. (dha) 

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).