Skip to main content

Potensi Tebu di Kabupaten Rembang Dilirik Investor Jepang


Keterangan Foto: Wakil Bupati Rembang H Abdul Hafidz 


REMBANG-
Ditemui usai acara pemberangkatan jamaah calon haji Rembang, di Rembang, Jumat (15/10/2010) pagi  Wakil Bupati Rembang H Abdul Hafidz menerangkan saat ini ada salah satu investor dari Jepang berminat dengan potensi tebu yang ada di Rembang. Bahkan menurut rencana akan mendirikan pabrik gula berskala nasional di kota ukung timur propinsi Jawa tengah itu. .

Menurut Wabup Rembang, investor dari Jepang tersebut sudah melakukan pembicaraan awal dan hasilnya, mereka minta disediakan lahan tebu seluas kurang lebih 10.000 hektar. Namun Pemkab Rembang hanya sanggup menyediakan lahan sekitar 8.000 hektar dari permintaan itu.

Solusi untuk memenuhi kekurangannya tambah H Abdul Hafidz, akan dilakukan dengan tiga kabupaten lain yakni Blora, Tuban dan Bojonegoro. Bentuk kerja sama nanti tidak hanya sekedar menyediakan area tebu, juga meliputi infrastruktur pendukung.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang, Sutomo mengatakan potensi lahan tebu di kabupaten cukup besar. Namun pada tahun 2010 ini terdata luasan tanaman tebu baik rakyat maupun produsen gula tumbu hanya 7.000 hektar. Namun bila ada investor serius ingin mendirikan pabrik gula skala nasional, maka pihaknya siap mengoptimalkan lahan tidur.

Lebih lanjut disampaikan, Dintanhut akan mengajak pemilik lahan yang tidak dimanfaatkan agar menanam tebu karena hasilnya sudah ada yang menampung. Sehingga tidak perlu direpotkan dalam memasarkan. Lahan yang siap dioptimalkan bisa mencapai puluhan ribu hektar. Diperlukan intensifikasi area yang akan diajarkan oleh Badan Penyuluh Pertanian (BPP) setempat guna menyiapkan lahan. (hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).