Skip to main content

Telkomsel Uji Coba "Mobile Coupon" Mulai Bulan Depan

JAKARTA - Mulai bulan depan, operator seluler Telkomsel akan mulai mengembangkan mobile advertisingmelalui mobile coupon. Dengan mobile coupon, konsumen akan lebih dimudahkan membeli barang tanpa harus mengantre ke toko.

"Saat lihat iklan, orang mau belinya itu ada gap terlalu jauh, harus ke toko enggak sempat, harus transfer bank accountenggak sempat. Ke depan akan berubah, masyarakat bisa langsung beli produk lewat kupon di ponsel," ujar Vice President Mobile Advertising Management Telkomsel, Nyoto Priyono, Senin (4/10/2010), di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.

Lebih lanjut, Nyoto menjelaskan nantinya konsumen akan mengakses website Telkomsel untuk melihat katalog barang, begitu suka, bisa langsung klik untuk membelinya dan mendapatmobile coupon yang tertera barcode. Mobile coupon ini yang akan di-scan langsung tanpa perlu dicetak dan ditukarkan dengan produk ke gerai penjualan yang memiliki electronic cashier.

"Nanti tagihan barang yang dibeli pas bulan depan barengan telephone bill, untuk yang pre paid langsung dipotong saldonya, jadi praktis orang tidak mengeluarkan uang saat membeli," ujarnya.

Mobile coupon ini menurut Nyoto juga bisa dimanfaatkan bagi korporat dalam mengirimkan bingkisan kepada rekanan di tempat lain. "Tidak perlu kirim parsel, dengan adanya kupon ini, korporat tinggal mengirimkan kupon itu ke yang dituju untuk ditukarkan," ujarnya.

Menurut rencana, produk mobile advertising ini akan mulai diuji coba bulan depan dengan menggandeng dua perusahaan yang bergerak di bidang low-end consumer goods. "Brandmana aja itu masih nanti, fokus kita memang low end karena hampir tiap gerai ada produk ini yang dikonsumsi massal," ungkap Nyoto.

Ia mengakui bahwa perkembangan mobile advertising di Indonesia selama ini memang terhambat dengan platform. "Telco operator belum ada untuk itu (mobile coupon), sekarang ini Telkomsel sedang menuju itu, supaya ada yang memulai," tandas Nyoto.

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.