Skip to main content

Timur Pradopo: Situasi Keamanan di Jakarta Cukup Kondusif dan Terkendali

--Irjen Pol Sutarman Siap Berikan Kenyamanan di Wilayah Polda Metro Jaya

JAKARTA-Komisaris Jendetral Timur Pradopo yang menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya selama empat bulan, menyatakan kondisi Jakarta kondusif dan terkendali.

"Empat Bulan saya bertugas menindaklanjuti kebijakan pimpinan Polri, situasi keamanan cukup kondusif dan terkendali," ujar Timur   dalam sambutan acara pisah sambut Kapolda Metro di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jl Gatot Subroto,Jakarta, Kamis (7/10/10).


Menurut Timur, Jakarta yang kondusif dan terkendali itu juga berkat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Pria yang ditunjuk oleh Presiden SBY sebagai calon  Kapolri itu mengatakan, apa yang dilakukannya untuk Jakarta merupakan tindak lanjut kebijakan pimpinan Polri.

Kini, Timur pun menyerahkan jabatan Kapolda Metro Jaya pada Irjen Pol Sutarman. Timur menduduki posisi baru sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.


Seperti diketahui, SBY membuat kejutan dengan mencalonkan Timur sebagai calon tunggal Kapolri. Timur dipilih setelah beberapa jam sebelumnya Kapolri menaikkan jabatan dia sebagai Kabaharkam Polri sehingga pangkat Timur naik menjadi bintang tiga.
Timur Pradopo lahir di Jombang, Jatim, 10 Januari 1956. Dia merupakan lulusan Akpol 1978. Dia pernah menjadi Kapolres Jakarta Barat pada 1997-1999 saat peristiwa Trisakti dan Semanggi meletus, Kapolres Jakarta Pusat (1999-2000), dan Kapolwiltabes Bandung (2001) serta menjadi Kapolda Banten, Kapolda Jabar dan terakhir Kapolda Metro Jaya.


Timur diprediksi tidak akan menemui hambatan saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Hal ini terlihat dari pernyataan sejumlah pimpinan anggota Dewan tentang sosok Timur yang dianggap paling ideal untuk menyatukan Polri.


Pada hari ini, Kamis (7/10/2010), DPR akan menggelar rapat Bamus untuk menetapkan jadwal uji kepatutan dan kelayakan Timur Pradopo sebagai calon Kapolri. Bila resmi jadi Kapolri, Timur akan menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso yang memasuki masa pensiun pada 10 Oktober.

Sementara itu Irjen Pol Sutarman yang menduduki jabatan Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Pol Timur Pradopo  berjanji memberikan kenyamanan pada warga Jakarta.
"Kewajiban saya menjalankan kegiatan yang sudah berjalan. Sehingga memberi kenyamanan bagi warga ibukota," ujar Sutarman.


Sutarman menambahkan, ia juga harus bermitra dan mampu membangun networking serta kerjasama. Hal ini dilakukan untuk menghadapi permasalahan ibukota.


Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Sutarman, dia perlu dukungan dari seluruh anggota dan lapisan masyarakat serta instansi lainnya. Sebab tanpa itu semua, mustahil apa yang diidamkan masyarakat akan dapat terwujud.   


"Kami telah menerima amanah dan tantangan ke depan. Ibukota adalah barometer, apa yang menjadi tuntutan masyarakat kita coba melakukannya dengan sebaik-baiknya," janji mantan ajudan SBY ini.


Sutarman pun meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menerimanya. Ia pun akan beradaptasi dan bekerja sama dengan semua kalangan. 


"Selamat jalan Bapak Timur Pradopo. Di tempat baru membawa institusi ini menjadi dicintai masyarakat. Saya sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru mohon diterima," kata Sutarman.
Sutarman mengawali karier polisi sebagai Kasatlantas Polres Bandung di Polwil Priangan. Lalu menjadi Kapolsek Dayeuhkolot, Kasatlantas Polres Sumedang, lalu dimutasi ke Polda Metro Jaya, Nusa Tenggara, Sumsel dan Direskrim Polda Jatim.


Pada tahun 2000, Sutarman menjadi ajudan Presiden RI, Kapolda Kepri, Kaselapa Lemdiklat Polri, Kapolda Jabar, lalu sekarang Kapolda Metro Jaya.


Sutarman menggantikan Timur Pradopo yang hanya beberapa bulan menjadi Kapolda Metro Jaya. Timur selanjutnya menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, dan selanjutnya akan mengikuti fit and proper test Kapolri di DPR.(ulis/aris)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).