Skip to main content

Gus Ipul : Tiga Kandidat Bersaing Ketat Perebutkan Kursi Ketua Umum GP Ansor

Keterangan Foto: Gus Ipul (kanan)

REMBANG-Peta persaingan untuk  memperebutkan kursi Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor  semakin panas. Sebanyak tiga calon kandidiat yang  digadang-gadang akan tambah  memanaskan Konggres GP Anshor , 23 Desember mendatang  di Asrama Haji Surabya. Hal itu disampaikan Ketua Umum GP Anshor, Saefulloh Yusuf  saat berada di Rembang, Selasa (16/11/2010).

Gus Ipul panggilan akrab Saefulloh Yusuf  mengatakan, saat ini sudah ada beberapa  kandidiat  Ketua Umum yang akan meneruskan estafet kepemimpinan di GP Anshor  lima tahun mendatang. Dia menyebutkan, ketiga bakal calon yaitu, Nusron Wahid  Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Khotibul Umam Wiranu   salah satu Pengurus DPP  Partai Demokrat,  dan Malik Kharomaen,  Sekretaris Jenderal (Sekjen) GP Anshor saat ini.

’’Ketiga orang ini bisa dipastikan  akan bersaing ketat dalam konggres GP Anshor untuk memperebutkan kursi ketua umum  akhir  Desamber  mendatang   di Surabaya,’’ ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur  ini menjelaskan, untuk background  para kandidat bukan menjadi persoalan, apakah itu dari politisi, akademisi, pengusaha.  Yang penting, kata dia, meraka memiliki komitmen dan kerja keras untuk membawa Anshor  menjadi lebih baik dalam kiprahnya membangun umat dan bangsa.

’’Siapapun yang bakal memimpin GP Anshor  mendatang, merupakan kader yang excellent yang dimiliki NU,’’tuturnya.

Mantan Menteri PDT di Kabinet Indonesia  Bersatu Jilid  Pertama menambahkan ini, masih banyak pekerjaan rumah  bagi  siapa saja yang bakal menjadi Ketua Umum GP Anshor mendatang.

Dia menyebutkan, Kaderiasasi, Konsolidasi serta Revitalisasi, ketiga hal tersebut harus diselesaikan secara simultan. “Untuk itu perlunya  dilakukan pemberdayaan para Anggota lebih-lebih bagi  meraka yang ada di tataran bawah,harus diakomodir kepentingannya kelak,’’tukasnya.(hasan

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).