Skip to main content

Ki Kusumo Kurban Sapi Australia

BEKASI-Berkaitan dengan hari raya Idul Adha 1431 H, Ketua LSM GERBANG (Gerakan Rakyat Berkembang) Ki Kusumo melakukan kurban yang diperuntukkan bagi warga sekitar kampung Pondok Benda, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih dan sekitarnya. Bertempat di pelataran kantor pengobatan miliknya, Jalan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Rabu (17/11/2010). Ki Kusumo menyembelih satu ekor sapi Australia dan dua ekor kambing domba.

Dari kurban tersebut panitia berhasil memperoleh dua ton daging yang langsung dibagikan kepada warga sekitar baik melalui kupon yang telah dibagikan sebelumnya maupun diantar langsung ke rumah-rumah. “Yang kami utamakan warga sekitar khususnya kaum dhuafa dan anak yatim piatu,”tutur bintang layar lebar yang sukses lewat judul film The Police Movie.

Melakukan kurban di hari raya Idul Adha, lanjut Ki Kusumo dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SW. Masyarakat yang mampu dan memiliki rezeki lebih, seperti yang diajarkan dalam Islam dapat membantu saudara-saudaranya, khususnya yang kurang mampu. “Ibadah kurban bukan hanya di terjemahkan sebagai upaya untuk mendekatkan diri pada sang pencipta, namun lebih dari itu ibadah kurban adalah sarana untuk menunjukan bukti kecintaan kita kepadaNya. Bukan diukur dengan seekor sapi maupun kambing. Ketulusan dan ketundukan atas perintah itulah yang menjadi ukuran.Hikmah dari itu bahwa Allah mewajibkan pada kita untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi orang lain,” katanya. Anas

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).