Skip to main content

Pikades Desa Karang Sentosa Segera Digelar, Kampanye Melalui Bakti Sosial

BEKASI-Enam orang kandidat calon Kepala Desa (Kades) Karang Sentosa Kecamatan Karang Bahagia di antaranya, Wandi, Yusuf, Idris Sardi,Sobrih, Suryatama,dan satu orang calon dari kaum wanita Aliyah Fatmawati akan bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tangal 5 Desember 2010 bulan depan.

Taryo Baswara Ketua Pemilihan Kepala Desa Karang Sentosa, yang dihubungi Minggu (7/11) mengatakan, dalam proses pemilihan Kepala Desa dibutuhkan persyaratan yang normative, baik itu berupa kelengkapan administrasi maupun  kelengkapan financial dari masing-masing kandidat yang bertujuan untuk membantu terlaksananya Pilkades dengan lancar .

Panitia Pilkades pada awalnya mengajukan kepada calon untuk melaksanakan Pilkades dengan biaya berkisar Rp.180 juta. Namun dalam musyawarah terjadi tarik ulur yang alot akhirnya para calon menyanggupi untuk biaya Pelaksanaan Pilkades hanya mampu mengeluarkan anggaran sebesar Rp 120 juta. Dana sebesar itu akan ditanggung ke enam calon kades yang berlaga. 


Atas dasar musyawarah mufakat akhirnya panitia mengabulkan permohonan dari para calon mengeluarkan biaya sebesar Rp.20 juta,  dengan perjanjian pada tanggal 8 Desember akan membayar sebesar 50 %, dan berikutnya tanggal 14 Desember akan membayar sebesar 30 %  
sisanya akan dilunasi pada 19 Desember. “Pada 21 Desember dilaksanakan pengocokan bendera para calon dan calon dikasih waktu kampanye  selama tiga kali putaran,” jelas Taryo.

Sementara itu Uyut Saun salah seorang Tokoh masyarakat mengatakan, sangat  mendukung sekali program yang diajukan dari para calon agar dalam kampanye tidak mengerahkan massa melainkan hanya akan melaksanakan bakti sosial dengan membersihkan saluran air yang sangat bermanfaat bagi petani.

Maka dia  menghimbau kepada masyarakat Desa Karang Sentosa agar para kader  bisa memberi penjelasan kepada para pendukungnya kalau dalam pelaksanaan  Pilkades ini jangan  sampai timbul perselisihan yang akan merugikan kita semua. “Mari kita bersama-sama mensukseskan Pilkades agar kita memilih sesuai dengan hati nurani demi sukses pembangunan Desa Karang Sentosa dimasa akan dating,” pinta Uyut saun dengan sungguh-sungguh. Yoto/Wartamerdeka.com

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).