Skip to main content

UPTD Dikdas Maniis Purwakarta Berupaya Tingkatkan Mutu Pendidikan


Keterangan Foto: Ade Suhendar, S.Pd,Kasubag TU UPTD SD/MI/TK dan PLS Kec. Maniis
 

PURWAKARTA-Unit Pelaksana Tingkat Dinas (UPTD) SD/MI/TK dan PLS Kecamatan Maniis sebagai unsur pembina dan sebagai tenaga kependidikan beserta tenaga pendidik/guru berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan implementasi penerapan displin kinerja secara profesional dalam rangka mensukseskan pencapaian program wajardikdas.

Kasubag TU UPTD SD/MI/TK dan PLS Kecamatan Maniis Ade Suhendar, S.Pd saat dikonfirmasi wartamerdeka.com di ruang kerjanya belum lama ini menerangkan, pihak UPTD Dikdas Kecamatan Maniis beserta unsur penyelenggara pendidikan terus berupaya semaksimal mungkin dapat mensukseskan program pendidikan melalui perwujudan peningkatan kinerja sesuai tugas, pokok dan fungsi. Sehingga, segala program pendidikan dapat tercapai dengan hasil maksimal, efektif dan efisien untuk meningkatkan mutu pendidikan.

"Itu semua akan terwujud, apabila tenaga pendidik khususnya dapat memberikan penerapan disiplin ilmu dengan cara melatih, mendidik dan mengajar para siswa secara profesional,”ungkapnya.

Sementara, untuk mengejar segala program pendidikan tersebut, terutama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, pemerintah sendiri saat ini telah berupaya pula memberikan nilai lebih bagi penyelenggara pendidikan secara menyeluruh dengan perwujudan konkrit diantaranya berupa program sertifikasi, tunjangan transfort, dan  uang fungsional.  "Sehingga secara tidak langsung para tenaga pendidik dan kependidikan pun terangsang dan menjadi motivasi positif untuk dapat menggolkan segala program pendidikan yang diwujudkan secara optimal,”ungkapnya.

Namun, untuk mencapai program pendidikan demi meningkatkan mutu pendidikan terhadap anak didik saat ini, maka tenaga pendidik/guru harus mewujudkan sistem penerapan ilmu yang disesuaikan dengan Visi dan Misi pendidikan. Sehingga, tenaga pendidik/guru diharapkan dapat memberikan yang terbaik bagi siswa/i dalam penerapan disiplin ilmu pendidikan sesuai dengan Tupoksi penyelenggara pendidikan.

Untuk itu, pihak UPTD Dikdas Kecamatan Manis dengan meliputi seluruh sekolah tingkat dasar yang ada di wilayah Kecamatan Maniis memprioritaskan pencapaian peningkatan mutu pendidikan dan mengejar Program Wajardikdas 9 tahun bagi para siswa/i. Apalagi di tahun ajaran ini, tepatnya pada bulan Juli, pihak pemerintah daerah telah berupaya mendirikan dan membentuk Sekolah Dasar (SD) Terpadu yang berlokasi di SDN I Tegal Datar Kecamatan Maniis. Sehingga, manfaatnya sebagian siswa/i kelas 6 SDN I Tegal Datar yang telah lulus ujian tahun ini tidak harus jauh-jauh mencari sekolah untuk melanjutkan pendidikannya, melainkan diarahkan mereka untuk tetap memilih sekolah di SD Terpadu  atau SMP Satu Atap tersebut.

Dengan demikian, segala program yang saat ini akan dicapai para penyelenggara pendidikan di Kecamatan Maniis khususnya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menjalankan program wajardikdas 9 tahun. "Mudah-mudahan lambat laun akan terwujud menjadi kenyataan untuk menuju pendidikan yang bermutu, handal dan profesional,”pungkas Ade Suherman yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Penilik Olahraga UPTD Dikdas Kecamatan Maniis tahun 2002-2007 mengakhiri perbincangan. (Andhi/Deni)  

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).