Skip to main content

Bocah Berumur 7 Tahun Disunat Mahluk Ghaib di Rembang

REMBANG-Seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Taufiq Nur Rahman, warga RT 3 - RW 4 Kelurahan Tawangsari Kecamatan Rembang Kota, kemarin sore, mengalami kejadian aneh. Tiba-tiba saja alat kelamin bocah anak pasutri dede Gunarsa dan Sariningrum itu telah tersunat, diduga dilakukan sebangsa mahluk ghaib.

Keluarga Taufiq tentu kaget setengah mati karena memang belum menyunatkan anaknya baik ke juru khitan atau dokter.

Sariningrum saat ditemui menerangkan, ia baru mengetahui kalau alat kelamin anaknya sudah tersunat, pada Selasa sore. Anaknya Taufiq mengaji seperti biasa, namun, tiba-tiba merasakan perih di kemaluannya.  "Taufiq lantas pulang dan begitu dibuka celananya, alat kelaminnya sudah dalam kondisi tersunat tanpa bekas luka," ungkapnya.

Saat Sariningrum menanyakan apa yang dirasakan anaknya saat itu, Taufiq hanya menjawab tiba-tiba kemaluannya terasa perih. "Maka keluarga yakin kalau memang telah disunat oleh mahluk ghaib," ujarnya.

Keluarga dan tetangga sekitarnya sempat geger atas kejadian yang menimpa Taufiq, ketika hal itu ditanyakan kepada seorang paranormal diperoleh jawaban kejadian seperti itu mungkin terjadi. "Kami disarankan melakukan hajatan selamatan agar tidak terjadi apa-apa pada Taufiq," imbuhnya.

Bahkan ketika hasil sunat Taufiq dikonsultasikan pada tenaga medis Puskesmas setempat, dipastikan tidak ada masalah dan hasil sunatnya bagus. "Hanya diberikan sejumlah pil dan obat penahan sakit saja," pungkasnya. (Hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).