Skip to main content

Edarkan Togel, Perangkat Desa Sluke Dibekuk Polisi

Keterangan Foto: Kasatreskrim Polres Rembang AKP Sugirman saat memberikan penjelasan masalah togel.

REMBANG-Ashadi (55 tahun) perangkat desa Sluke kecamatan Sluke kemarin sore ditangkap jajaran Reskrim Polres Rembang, saat dirinya mengedarkan dan menjual kupon togel. Tersangka digerebek di sebuah warung di desa Pandangan kulon kecamatan Kragan, berikut barang bukti uang tunai 544 ribu rupiah dan kertas rekap hasil penualan togel.

Kapolres Rembang AKBP Kukuh Kalis Susilo didampingi Kasatreskrim AKP Sugirman membenarkan adanya penangkapan terhadap salah seorang perangkat desa Sluke.  "Tersangka saat ini tengah diperiksa intensif guna mengungkap jaringan pengedar lain, baik pengepul dan bandar," terangnya.

Ia merasa heran sekaligus prihatin, karena sebagai perangkat desa seharusnya tersangka menjadi tokoh panutan warga, namun justru terlibat perjudian yang tak semestinya dilakukan. "Oleh karena itu kami imbau masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti yang dialami aparat desa itu," harapnya.  

Ia tegaskan pula tekad untuk menyikat habis segala bentuk perjudian di wilayah hukum kerjanya dan akan berlaku tegas tidak tebang pilih. "Semua pelaku akan diproses sesuai meekanisme hukum yang berlaku dan dituntaskan hingga ke meja hijau," tandasnya.

Sementara itu Kasatreskrim AKP Sugirman menyebutkan, pelaku dikenakan pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun. Sembari menambahkan agar masyarakat terus pro aktif memberikan informasi apabila menemui bentuk-bentuk perjudian di seputar tempat tinggalnya. "Kami menjamin kerahasian dan keselamatan pelapor apabila kasus terungkap dan para pelaku berhasil ditangkap," janjinya. (Hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).