Skip to main content

Peringati Hari AIDS Sedunia, KPAD Rembang Turun Ke Jalan Bagikan Bunga Kepedulian

REMBANG-Dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia tanggal 1 Desember, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Rembang membagikan bunga bertempel tulisan berisi ajakan menghindari penyebaran HIV/AIDS dan peduli dengan penderita penyakit tersebut. Bunga dibagikan kepada pengguna jalan di sejumlah titik, diantaranya perempatan Zaini, kawasan trafick light Masjid Jami' Lasem, Pasar Pamotan dan seputar Kantor Kecamatan Sulang. 

Ketua KPAD Rembang Hamzah Fatoni di sela-sela kegiatan menerangkan, sampai dengan tahun 2010 di kabupaten Rembang ditemukan kasus 57 orang mengidap HIV/AIDS, 31 orang  diantaranya telah meninggal.

Menurut Ketua KPAD Hamzah Fatoni, dari data jumlah penderita HIV/AIDS yang memprihatinkan yakni 21 orang penderita adalah ibu rumah tangga dan temuan 3 balita juga tertular. Semula mereka diprediksi bukan kelompok beresiko, namun kenyatannya justru mendominasi jumlah penderita. Diduga ibu rumah tangga tertular dari suami yang bekerja di luar daerah dan yang bersangkutan terinfeksi HIV/AIDS di daerah kerjanya.

Ditambahkan Ketua KPAD Rembang Hamzah Fatoni, butuh kepedulian bersama untuk mencegah dan menanggulangi penyakit yang hingga kini belum ada obatnya itu. Masyarakat diimbau menerapkan pola hidup sehat dengan tidak berganti-ganti pasangan dalam berhubungan intim. Pasangan suami-istri agar selalu saling setia, sebagai langkah preventif penularan virus HIV pencetus AIDS. (Hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).