Skip to main content

PT Ajidharmamas Tritunggal Sakti Raih Primaniyarta Award



General Manager PT  Ajidharmamas
Tritunggal Sakti  Satyawati Susanto



JAKARTA - General Manager PT  Ajidharmamas Tritunggal Sakti Satyawati Susanto yang didampingi ayahnya DR (HC) Adjie Susanto tampak sumringah usai pembukaan TEI 2011 oleh Wakil Presiden Boediono, Rabu lalu (19 Oktober 2011). Kegembiraan anak dan ayah ini bisa dimaklumi, karena perusahaan mereka terpilih untuk meraih Penghargaan Primaniyarta atau Primaniyarta Award 2011 untuk Kategori UKM Ekspor.


“Ini penghargaan Primaniyarta Award yang pertama kami peroleh,”ujar Satyawati Susanto ketika ditemui usai acara pembukaan TEI 2011.


Dikatakan Satyawati, perusahaannya yang bergerak di bidang checimal industry, berdiri sejak 1991. Pada tahun 1993, perusahaan sudah langsung berhasil menembus pasar ekspor di Eropa. Namun, karena ketika itu kebutuhan dalam negeri untuk produk chemical industry sedang meningkat, perusahaannya sempat menghentikan ekspor dan focus untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.




“Namun sejak tahun 1997/1998, permintaan untuk ekspor kembali meningkat. Sehingga kami pun mulai melakukan ekspor lagi dari tahun 1998 sampai sekarang,”kata Satyawati yang didampingi oleh ayahnya, DR (HC) Adjie Susanto yang merupakan owner dari PT PT  Ajidharmamas Tritunggal Sakti.


Menurut Satyawati, rata-rata setiap tahun, perusahaannya mampu membukukan nilai ekspor antara 3 juta sampai 5 juta US dolar. “Ada 15 negara tujuan ekspor produk kami, terutama Negara-negara Asia Tenggara dan Eropa,”ujar lagi.


Perusahaan yang menyerap 216 orang tenaga kerja ini menurut Satyawati sudah melakukan ekspor terhadap 30 persen dari produksi chemical industrinya. “Selebihnya yakni 70 persen  produk untuk memasok pasar dalam negeri,” tambah Satyawati dengan penuh rasa banggadan gembira karena berhasil meraih penghargaan Primaniyarta Award.(Aris)



Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).