Skip to main content

Datangi KPK, Menag Janji Benahi Kementerian


JAKARTA (wartamerdeka.com) - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali akhirnya menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta keterangan atas hasil survei integritas KPK yang menyebutkan Kementerian Agama (Kemenag) menempati ranking terendah dalam pelayanan publik.
"Saya datang bersama beberapa Dirjen bertemu dengan Pak Jasin (Wakil Ketua KPK M Jasin, red) dalam rangka menanyakan hasil survei dari KPK, yang katakan Kemenag terkorup," kata Suryadharma, di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (2/12/2011).

Suryadharma menambahkan mendapat penjelasan yang baik atas hasil survei tersebut. Ia pun mengaku puas dengan hasil penelitian KPK dan berjanji akan segera melakukan pembenahan.


Dia kemudian memaparkan mendapat penjelasaan yang sangat positif dari survei KPK dari 2007-2011. Pertama, berkaitan dengan pelayanan perizinan operasional Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan perpanjangannya. Kedua, pelayanan perizinan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan perpanjangannya. Ketiga, layanan KUA dan hal-hal lain temuan KPK dalam pelaksanaan ibadah haji 2011.

Dalam pertemuan itu, jajaran Kemenag mendapat penjelasan tambahan mengenai pelayanan perizinan KBIH dan PIHK. Walaupun pelayanan tersebut tidak dipungut biaya namun kebanyakan pengguna layanan tersebut tetap memberikan uang kepada petugas.

"Kami akan lakukan pembenahan, termasuk pelayanan publik yang lain," janji Suryadharma.

Sementara itu berkaitan dengan KUA, Suryadharma mengungkapkan ada kesulitan mengingat jumlah KUA yang tersebar di seluruh Indonesia ada 6 ribu kantor namun masih menyewa tempat dan bahkan ada yang tidak memiliki kantor.

"Biaya operasional tidak ada, baru ada 2007-2011 yang kenaikannya berangsur-angsur, tahun ini biaya operasional bulanan Rp 3 juta dan itu tidak mencukupi," ujarnya.

Begitu juga biaya transport para penghulu. Ia menyoroti beberapa pasangan yang mengadakan perkawinan dengan menghabiskan biaya ratusan juta rupiah namun hanya memberi uang ke penghulu ratusan ribu.

"Tapi ini bukan berarti melegalkan tapi kita cari cara bagaimana untuk meniadakan itu, karena memang pendapatan mereka sangat rendah, biaya operasional kantor juga rendah. Kami bersama-sama KPK cari cara untuk atasi hal itu, jadi tidak menghalalkan," tutur Suryadharma.

Dia pun menjanjikan pembenahan akan dilakukan selambat-lambatnya 2012. Suryadharma mengungkapkan menerima pesan dari Jasin agar mengkomunikasikan ke publik tentang persoalan masyarakat pengguna pelayanan perizinan haji yang masih memberikan uang kepada oknum.

"Makanya saya akan benahi itu dengan aturan yang lebih jelas, syaratnya apa, selesainya kapan, biayanya berapa," katanya.

Sementara untuk penindakannya, Menag mengaku sedang melakukan investigasi. "Apabila ditemukan orangnya yang melakukan itu tentu akan ada sanksi mulai teguran keras sampai pemecatan," tutup pria yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).