Skip to main content

PSIR Kalahkan Persip Pekalongan 1-0


PEKALONGAN (wartamerdeka.com) - Tim PSIR unggul atas tuan rumah Persip dalam latih tanding di Stadion Kraton Pekalongan, Selasa sore (13/12). Gol semata wayang PSIR dicetak Lubis Sukur menit 75 meneruskan umpan William Moreno. Pelatih kepala PSIR Haryanto saat dihubungi melalui telepon menerangkan, karena barisan tengah sedikit mengalami problem karena cideranya Mugiarso dan Tadis Suryanto, maka skema permainan 3-5-2 yang biasa dimainkan diubah menjadi 4-3-1-2. "Kami tempatkan William Moreno dan Lubis Sukur sebagai duo striker sedangkan Cristian Lenglolo diplot gelandang bertahan sekaligus ekstra striker," katanya.


Dia sampaikan, keputusan menempatkan Lenglolo sebagai ekstra striker tidak sia-sia karen dia berhasil menjalankan peran, bahlan kerja samanya dengan William dan Lubis Sukur ibarat trisula maut, membuat barisan belakang Persip Pekalongan kalang kabut menahan gempuran serangan. "Akhirnya pada menit 75 setelah trisula maut saling memberi umpan akhirnya diselesaikan oleh Lubis Sukur menjadi gol penentu kemenangan PSIR," ujarnya.

Ditambahkan, komposisi pemain dan pola permainan saat ujicoba menlawan Persip Pekalongan tak akan diubah, justru makin dimatangkan dalam beberapa hari ini untuk persiapan menjalani laga perdana Sabtu depan menghadapi tim tamu Persepar Palangkaraya, di Stadion Krida Rembang. "Pasalnya jajaran direksi PT BPAP selaku pemilik tim dan manajemen tim PSIR mematok poin penuh, khususnya untuk semua pertandingan di kandang sendiri," imbuhnya.

Terpisah Manajer PSIR Siswanto menyampaikan, pihaknya dan tim pelatih akan melakukan tambal sulam pemain pasca bertanding menjamu Pesepar, kemungkian menambah dua pemain lagi untuk posisi bek sayap kiri dan gelandang. Saat disinggung apakah nanti akan diisi pemain lokal atau asing, pihaknya belum bisa menjawab. "Siapapun yang dipilih nanti tentunya bergantung pada nilai kontrak," tuturnya.(hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.