Skip to main content

Warga Temukan Brankas Di Lokasi Galian Sirtu


REMBANG (wartamerdeka.com)- Brankas  diduga hasil kejahatan, dibuang di lokasi bekas  galian sirtu desa Sumur tawang RT 04/02 Kec Kragan  Selasa siang   (27/12). Brankas ditemukan salah satu pengemudi truk yang hendak mengangkut sirtu dilokasi tambang  dalam keadaan rusak, dan hanya tinggal dokumen berharga milik  warga Tuban Jawa Timur.

Kapolres Rembang AKBP Adhi Fandhi Ariyanto ,saat dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya belum bisa memasktikan siapa pemilik brankas tersebut. Namun Kapolres  menduga, brankas warna abu-abu  ini  merupakan hasil kejahatan yang sengaja dibuang pelaku, setelah menguras isinya.

Brankas pertama kali ditemukan Ngalimin (45 th)  warga desa pandangan kulon Kecamatan Kragan.  “Saat itu saksi yang bermata pencaharian sebagai sopir truk   hendak memuat sirtu di lokasi galian. Ia melihat brankas, lalu lapor ke Petugas kepolisian,” ungkap Kapolres.


Petugas mendatangi lokasi dan mengamankan brankas tersebut beserta sejumlah 4  dokumen berharga berupa 3 buah BPKB atas nama Llily Triana Spd. dan Janu Trilaksono beralamatkan Latsari  V/8-D RT 04/01 Tuban Jatim serta satu  ijasah Sekolah Dasar Kebon Sari 2   milik Fajar Febryanto (13 th), setelah sebelumnya melakukan olah TKP. Kondisi brankas dalam keadaan rusak dan  terbuka.

“Dugaan kami, brankas ini berisi benda-benda berharga dan perhiasan kalau melihat dokumen yang ditinggal memang dari Jatim. Kasus penemuan brankas ini sedang kami dalami,” kata Adhi Fandhi. (Hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.