Skip to main content

Pemkab Purwakarta Anggarkan Lisdes Sebesar Rp 13,5 Miliar


PURWAKARTA (wartamerdeka.com) - Program Listrik Desa  akan diberikan secara gratis kepada 9932 kepala keluarga (KK), yang tersebar di 192 desa dan kelurahan di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Purwakarta tahun 20012 ini.   Untuk program itu, Pemkab Purwakarta telah menyiapkan anggaran  sebesar Rp13,5 Miliar.


Kepala Dinas Pertambangan Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tarsamana Setiawan kepada wartawan mengatakan, yang belum mendapatkan bantuan Listrik Desa di Kab Purwakarta sampai saat ini tercatat sebanyak 15.500 KK. Anggaran pemenuhan kebutuhan Lisdes sendiri bukan saja bersumber dari APBD Kabupaten saja, tapi juga dari APBD Propinsi dan APBN.  Untuk bantuan APBD Propinsi, berkaitan dengan Program Gubernur Jawa Barat yakni Program Jabar Caang 2012, Purwakarta mendapat alokasi Lisdes 1.402 KK. Rencananya dialokasikan ke empat wilayah Kecamatan, di antaranya Kecamatan Jatiluhur, Sukatani, Bojong dan Manis.

Sedangkan, untuk realisasi penyambungan Lisdes di Purwakarta tahun 2012 itu sendiri pihaknya segera Menyerah kan Dokumen ke Pusat Layanan Pengadaan Barang Dan Jasa (PLP) Kabupaten Purwakarta Untuk kemudian di Lelangkan, Insya Alloh Tahun Ini ke 9932 KK Penerima Manfaat dapat segera menikmati Lisdes.

Dikatakan juga oleh Tarsamana,untuk mendukung percepatan program lisdes di kabupaten Purwakarta, tentu saja harus ada perubahan Paradigma pembangunan listrik, sebab untuk memberikan pelayanan Kepada masyarakat termasuk pemberian Fasilitas Listrik. "Bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Daerah saja, tapi juga Pemerintah Pusat, antara PLN dan ESDM jangan bekerja masing masing karena itu paradigma lama. Sebab tidak akan mempercepat program Lisdes di daerah,’’ ungkapnya. (Asep Budiman)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.