Skip to main content

Kadisdik Rembang: Siswi Hamil Boleh Ikut Ujian Nasional


REMBANG (wartamerdeka.com) - Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rembang membuat statement jika memang ada siswi SMA segerajat yang hamil akibat korban kekerasan seksual, masih diberi kesempatan untuk mengikuti ujian nasional (UN) yang akan digelar Senin (16/4) mendatang. Pernyataan tersebut dikeluarkan pihak Disdik setelah melakukan pengkajian terhadap beberapa kasus siswi hamil di lingkungan pelajar SMA sederat di wilayah Kabupaten Rembang.

Pernyataan yang dianggap kontroversi itu tentu saja mendapat tanggapan beragam dari berbagai komponen masyarakat,termasuk kalangan akademisi di kota santri ini, termasuk kalangan yang mendukung dan menolak.


Ketua Dewan Pendidiikan Kabupaten Rembang H. Ni’amullah saat dikonfirmasi  mengaku sedikit terkejut. Tetapi, kata Ni'amullah, sepanjang pelajar putri tersebut menjadi korban kekerasan seksual dan berakibat hamil, dengan alasan kemanusiaan dan demi masa depan pelajar pihaknya sangat memakluminya.
     
Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Drs H Dandung D Dwi Sucahyo saat dikonfirmasi wartawan Jumat (13/4) membenarkan kalau pihaknya mengeluarkan kebijakan bagi siswi SMA sederajat yang “terkena musibah” (hamil) tetap bisa mengikuti UN (Ujian Nasional).

“Siswi SMA sederajat yang hamil tetap kami perbolehkan mengikuti ujian nasional, sepanjang siswi tersebut hamil di luar kehendaknya. Artinya, dia hamil karena pelecehan seksual atau terkena kejahatan seksual yang mengakibatkan hamil di luar nikah tetap kami beri dispensasi untuk tetap mengikuti UN. Tetapi sebaliknya, kalau kehamilannnya karena faktor kesengajaan berhubungan dengan lain jenis sehingga mengakibatan hamil kami tentu melarang bahkan tidak mencegah tindakan sekolah mengeluarkan dari sekolah,” tandas Dandung. (hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

SMA N 9 Kota Bekasi Sukses Gelar Kompetisi Olahraga NSC

BEKASI (wartamerdeka) - Kegiatan kompetisi olahraga bertajuk  Niners Sport Competition (NSC) yang ke 4 tahun 2017 sukses digelar SMAN 9 Kota Bekasi.