Simulasi Liferaft Mantapkan Kemampuan Personel Kapal Bakamla


BOGOR (wartamerdeka.info) - Menginjak hari kedua, para Awak Kapal Patroli Bakamla RI yang tergabung dalam Pelatihan Basic Safety Training (BST) mengikuti simulasi Latihan Penanganan Keselamatan di Laut yang digelar Direktorat Latihan Bakamla RI di Binasena Training Center, Bogor Jawa Barat, Selasa (28/8/2018).

Sebelum Simulasi Teknik Penyelamatan (Survival)  berlangsung, para awak KN Bakamla tersebut telah dibekali dengan materi yang di bawakan Dosen dan Pengajar dari Binasena. Pada simulasi penyelamatan di laut kali ini dipandu oleh instruktur Arfan Kristianto.

Dalam Pelatihan Basic Safety Training (BST) hari kedua ini, para peserta mendapatkan pembelajaran tentang perlengkapan penyelamatan, kondisi darurat yang mungkin akan dihadapi selama di laut, serta pengetahuan tentang sijil dan isyarat keadaan darurat. 

Disini para peserta sebagai aparat keamanan dan keselamatan di laut pada saat menghadapi kondisi tersebut, selain harus mampu menyelamatkan diri sendiri juga diharapkan mampu memberikan pertolongan kepada para korban lain.

Ditekankan pula tentang pentingnya menjaga keselamatan di laut dengan selalu siap sedia alat keselamatan di kapal, salah satunya yaitu dengan menggunakan life jacket sebagai perangkat keselamatan dan adanya liferaft atau sekoci darurat.

Tanpa ragu seluruh peserta  menceburkan diri ke kolam untuk dapat langsung merasakan fungsi alat keselamatan life jacket dan manfaatnya untuk bertahan hidup saat diperlukan. 

Dalam simulasi tersebut para peserta juga mencoba peralatan keselamatan life craft yang berfungsi untuk menyelamatkan dan mengevakuasi crew atau penumpang di saat kapal tenggelam, serta merasakan pula keasyikan teknik terjun atau loncat dari ketinggian kapal. (AR)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama