Headline

Ajak Warga Takalar Perangi Kemiskinan, Nurdin Abdullah Ungkap Akan Ada Investasi Rp40 Triliun

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat melepas Gerak Jalan Juang 2019 di Lapangan Sepak Bola Pajonga Daeng Ngalle, Kecamatan Polom...

Gubernur Banten: Mari Hormati Putusan MK Dan Tolak Aksi Kekerasan


SERANG (wartamerdeka.info) - Dalam Rangka memupuk silaturahmi dan komunikasi antar Forkopimda Prov. Banten dengan para Tokoh Ulama dan Tokoh Agama se Provinsi Banten, MUI menggelar Acara Halal Bihalal, Senin (24/6/2019).

Kegiatan ini berlangsung di Kantor MUI Prov. Banten di Kawasan KP3B Serang Banten.

Ketua MUI Provinsi Banten, KH M Romli menyatakan bahwa acara ini digelar,
guna meningkatkan jalinan silaturahmi dan meningkatkan ukhwah islamiyyah dengan ulama dan umaro’ se-Provinsi Banten.

Acara bertema “Merawat Ukhumah Islamiyah dan Ukhumah Wathoniyah" ini dihadiri oleh Gubernur Banten H. Wahidin Halim, Kapolda Banten, Danrem, Ketua FKUB, Kajati, Kepala BNN Banten, Kabid Humas Banten AKBP Edy Sumardi Priadinata, Para Tim Pemenangan Paslon Capres di Banten, Ahmad Taufiq Nur Iman, Para Tim Pemenangan Paslon Capres, Para Perwakilan Tokoh Lintas Agama, serta Tokoh Pemuda.

Gubernur Provinsi  Banten, H. Wahidin Halim, dalam sambutannya mengatakan,  pada kesempatan yang baik ini masih dalam suasana lebaran, kita saling mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1440 H, minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan bathin.

Gubernur Banten mengapresiasi Ketua MUI yang telah menyelenggarakan acara halal bihalal hari ini. Tujuan kegiatan ini untuk mempererat hubungan silaturahmi dalam rangka meningkatkan keakraban dan kekeluargaan antara Pemerintah Provinsi Banten dengan unsur Forkompinda, Para Ulama, Tokoh Agama, Ormas Islam dan Tokoh Lintas agama, Di Suasana Sehabis lebaran dan pasca pemilu ini.

Acara ini untuk menguatkan rasa persatuan dan kesatuan umat dan masyarakat lainnya, dalam merajut Kebhinnekaan dan pasca pemilu yangg sudah usai ini.

"Saya Mengajak semua tokoh ulama, ormas Islam dan semua masayarakat, untuk tidak ada lagi istilah 01, 02, dan lainnya, kita sekarang 03 yaitu menjaga Persatuan Indonesia. Kita bersepakat untuk bersatu kembali, menolak segala bentuk aksi kekerasan, apalagi kerusuhan di provinsi banten, pasca pemilu 2019. Kita semua masyarakat banten, cinta damai, kita menolak jika ada kelompok manapun yang berusaha mempengaruhi untuk melakukan tindakan tindakan aksi kekerasan apapun dan kami menolak aksi kerusuhan apapun," tandas Gubernur.

Gubernur Provinsi Banten, menjelaskan kita sebagai umat-Nya perlu belajar ikhlas dan mau menerima agar ukhwah islamiyah di antara kita bisa terjalin dengan baik, karena ulama umaro’ saling berkaitan dan saling melengkapi.

“Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan, kerukunan hidup antar umat beragama dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Banten,” jelasnya. (A)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gubernur Banten: Mari Hormati Putusan MK Dan Tolak Aksi Kekerasan"

Posting Komentar