BREAKING NEWS

Bamsoet: Amandemen UUD 1945 Bisa Dilakukan jika Ada Konsensus Nasional

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terkait rekomendasi MPR RI 2014-20...

Universitas Mpu Tantular Tampilkan ‘Opera Si Pitung vs Thor’ di Monas

Foto: Para Pemain Opera Avengers Si Pitung vs Thor dari UMT
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Opera dari Universitas Mpu Tantular (UMT) turut ambil bagian dalam event Deklarasi Pencanangan Jakarta Anti Narkoba, di panggung Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 16 Juni 2019 lalu.

Penampilan UMT melalui Teater Fikom (Fakultas Ilmu Komunikasi), berupa sajian Opera bertajuk ‘Avengers Si Pitung vs Thor’. Opera dari Fikom UMT merupakan penampil pertama, usai pembacaan Deklarasi oleh Sekdaprov, Dr. H. Saefullah, M.Pd, yang dilanjutkan dengan penampilan tarian, dan kehadiran beberapa band.

Selama 33 menit pertunjukan opera berlangsung, tampak berhasil menyedot perhatian sekitar 3.000-an warga masyarakat, yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa, karang taruna, ormas pemuda, para pegawai Pemda Prov. DKI Jakarta,  dari BNN, serta warga masyarakat umum yang berolah raga maupun para keluarga-keluarga yang sedang berwisata ke Tugu Monas.

Dalam cerita yang ditampilkan Opera Si Pitung vs Thor, tentu saja berkaitan dengan juragan narkoba dan para korban narkoba. Dikisahkan, si Pitung sang legenda Betawi bangkit kembali, karena sangat gelisah dengan makin banyaknya generasi muda yang menjadi korban narkoba.

Foto: Penampilan opera Si Pitung vs Thor di panggung Monas, Jakarta
Sementara juragan narkoba dengan para centengnya, berpesta pora karena banyak uang. Si Pitungpun harus berhadapan dengan para centeng juragan narkoba yang ternyata tidak peduli banyak generasi muda menjadi korban, menyusul kemudian sang juragan narkoba mati karena over dosis.

Si Pitung selanjutnya menjumpai Aisyah, sang kekasihnya yang dulu, sebelum dia meninggal. Sang kekasih tentu kaget karena si Pitung bangkit kembali dan membawa karung berisi ganja hasil rampasan dari juragan narkoba, padahal bermaksud mau diserahkan ke pihak berwajib. 

Sayangnya, Aisyah keburu tidak percaya, dan malah berusaha menghindar. Disisi lain, isteri sang juragan narkoba terpaksa harus melanjutkan bisnis suaminya yang meninggal, lalu menghubungi Presiden Amerika, Donal Trump, untuk meminta mengirimkan legenda super hero Amerika – Thor, untuk menaklukkan si Pitung.

Thor pun didatangkan ke Jakarta, tapi kemudian takluk di tangan si Pitung bukan dengan duel. Tapi kalah dengan adu otak dengan tebakan cerdas. Selanjutnya, Thor merayu kekasih Pitung untuk meminta palu yang dibawa si Pitung karena kalah tebak-tebakan. Menyusul Thor mati karena juga mengkonsumsi narkoba hasil rampasan dari juragan narkoba tadi. 

Sutradara sekaligus penulis naskah, Sudibyo JS, S.Sn., M.Sn yang juga dosen Fikom UMT sangat cerdas meramu kisah klasik dengan super hero Amerika yang serba modern dalam kemasan pemberantasan narkoba. Diapun memadu kekuatan para pemain yang kebanyakan mahasiswa Fikom, dengan supporting luar dari grup Karya Cipta Muda Arcadia, Blance Dance Crew, dan Sikumbang Manis Golok Kembar.

Diketahui, acara Deklarasi Pencanangan Jakarta Anti Narkoba digelar, sekaligus memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2019. Sebelumnya juga telah dilakukan serangkaian kegiatan lomba diantaranya: Lomba Pembuatan Film Pendek, Lomba Penulisan Artikel, hingga Lomba Bisnis Plan.


Juga digelar kegiatan pameran oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), BNNP DKI Jakarta, seluruh jajaran BNNK di Jakarta, Biro Humas dan Protokol BNN, Balai Besar Rehabilitasi BNN, dan satuan kerja lainnya. Pameran tersebut menyajikan berbagai bentuk bahan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba hingga berbagai macam produk yang dihasilkan warga binaan BNN.

Sementara itu diketahui, Tim Teater Fikom UMT sudah beberapa kali tampil dalam event-event kerjasama dengan Dewan Kesenian Jakarta, maupun even lomba, serta aktivitas seni di lingkungan DKI Jakarta. Mereka aktif latihan dibawah binaan Sudibyo JS, dosen Fikom Universitas Mpu Tantular, yang belakangan ini sedang mempersiapkan desertasinya untuk meraih gelar Doktor di bidang seni.

Universitas Mpu Tantular yang berdiri sejak tahun 1984 ini memiliki 4 (empat) fakultas yang terdiri dari: Fakultas Hukum (S-1 & S-2); Fakultas Ekonomi (S-1 Manajemen dan Akuntansi & S-2 Manajemen serta KPNK); Fakultas Teknik (Sipil; Arsitektur; Industri; Mesin; Elektro; Informatika dan Komputer); dan Fakultas Ilmu Komunikasi. DANS 







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Universitas Mpu Tantular Tampilkan ‘Opera Si Pitung vs Thor’ di Monas"

Posting Komentar