BREAKING NEWS

Parpol Harus Memiliki Ideologi Pancasila Yang Jelas Agar Tidak Dikuasai Kepentingan Asing

Oleh: Bambang Soesatyo  (Ketua MPR-RI) Fenomena masuknya pemodal besar ke dalam partai politik bukanlah hal yang baru. Mereka kerap ma...

Membiarkan Pejabat Berpoligami, Menhub Dituding Tak Punya Nyali Tegur Bawahan

Menhub Budi Karya Sumadi
JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dituding tak punya gigi. Penegasan tersebut ditegaskan pengamat perhubungan Joseph Hutabarat SH, MH kepada media Rabu (29/1/20) di Jakarta.                 

"Jika pak Menhub punya nyali kenapa tidak mengganti eselon satu yang diduga poligami ?. Ini sama artinya politik pembiaran," ujar Joseph mengomentari pelantikan eselon satu jajaran Kemenhub kemarin.

Joseph juga menyayangkan sikap jubir Kemenhub Hengki Angkasawan yang tidak mau melayani konfirmasi wartawan dengan alasan pertanyaannya, dia anggap asumsi dan personal.

Dua fakta dalam jejak Media Sosial yang diungkap media, tak pernah digubris. Harusnya selaku Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) melakukan klarifikasi.

"Hengki lupa, asumsi itu tetap dari fakta. Cuma, karena abu-abu, fakta itu harus diclearkan. Nah, karena menyangkut kementerian, itu tugas Humas mengclearkan. Dia yang harus membranding kementerian tersebut. Bukan bungkam," jelas Joseph Hutabarat SH, MH, yang juga salah satu ketua di perkumpulan  MOI (Media Online Indonesia).

Joseph Hutabarat SH, MH (kanan) 

Selain itu, tandas Joseph,  Hengki juga lupa, masalah poligami kendati sifatnya pribadi, tapi menyangkut ASN (Aparatur Sipil Negara) ada aturan mainnya, terlebih eselon satu.

Sebagai bukti, Ketua Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, baru-baru ini menjatuhkan hukuman berupa Pemberhentian dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) alias memecat 73 pegawai negeri sipil (PNS).

"Dari jumlah itu di antaranya, tercatat lantaran poligami. Jadi, keliru kalau dia tidak menjawab uji konfirmasi media," lanjut Bang Joseph, demikian panggilan akrabnya.

Sementara itu sebagaimana dilansir media, mereka yang dilantik kemarin  adalah Novie Riyanto Dirut Airnav Indonesia didampuk menjadi Dirjen Perhubungan Udara, menggantikan Polana B Pramesri yang dilantik menjadi Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.

Djoko Sasono, Sekjen Kemenhub

Umiyatun Hayatu Triastuti kembali memimpin Balitbanghub, disusul Bambang Prihantono dilantik menjadi Staf Ahli Menhub bidang Ekonomi Kawasan dan Khusus. Sedang Praminto Hadi Sukarno menjadi Staf Ahli.

I Gede Pasek dipercaya menjadi Irjen mengisi posisi yang beberapa bulan terakhir pemimpin sebelumnya purna tugas.

Sementara Djoko Sasono tidak dilantik, dan tetap jadi Sekretaris Jenderal.(Tim)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membiarkan Pejabat Berpoligami, Menhub Dituding Tak Punya Nyali Tegur Bawahan"

Posting Komentar