Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dubes Argentina akan Upayakan Kerjasama Dengan Pemkab Rembang di Beberapa Sektor

REMBANG- Duta Besar Argentina Javier Augusto Sanz de Urqui  di Kab.Rembang hari Selasa (12/10/2010) menyatakan Argentina tertarik menjalin kerja sama secara langsung karena kabupaten ini memiliki banyak potensi.terang Dubes pagi tadi di pendopo pagi tadi

“Kedatangan kami ke Rembang  ini, selain untuk menghadiri acara peluncuran tim sepak bola, PSIR Rembang, juga dalam rangka penjajakan kerja sama bilateral,” Javier menambahkan.

Masih Menurut Dubes yang sebelumnya bertugas di Kab Rembang memiliki banyak potensi kerajinan, seperti batik, hasil industri pertanian dan perkebunan seperti sirup kawis, mangga. dan gula siwalan. Selain itu, katanya, ada potensi kerja sama dalam bidang persepakbolaan.

"Kami akan komunikasikan segala potensi yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Rembang ini agar bisa tersambung dengan Argentina. Namun, secara umum kami sudah pernah berbincang dengan Dr. Kartini Sjahrir (Dubes Indonesia untuk Argentina, Paraguay, dan Uruguay)

Dia mencontohkan negaranya selama ini hanya mengimpor mangga dari Brasil. Namun, setelah merasakan rasa mangga Rembang, dia akan memberikan rekomendasi agar mangga kabupaten ini bisa juga dinikmati di negaranya.

"Hanya saja, pengekspor harus mempertimbangkan biaya produksi dan pengimpor juga akan melihat margin keuntungan," katanya.

Mengenai kemungkinan masuknya batik tulis lasem ke negaranya, Dubes yang bertugas di Indonesia sejak Agustus 2007 tersebut, mengatakan akan berusaha dan mengupayakannya.

"Di Argentina memang belum ada warganya yang menggunakan batik, tetapi sejumlah produk tekstil Indonesia sudah banyak digunakan di sana," Pungkas Dubes.(hasan/kir/wartamerdeka.com)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama