(1). https://www.wartamerdeka.info/2023/11/tingkatkan-pembinaan-hukum-psht-cabang.html. (2). https://www.wartamerdeka.info/2023/11/pertempuran-neraka-diperingati-sebagai.html (3).https://www.wartamerdeka.info/2023/10/pungutan-pas-masuk-ppdi-brondong.html (4). https://www.wartamerdeka.info/2023/11/wakil-ketua-gerindra-lamongan-dorong.html (5).https://www.wartamerdeka.info/2023/11/super-tucano-emb-314-tni-au-jatuh-di.html 6. https://www.wartamerdeka.info/2023/11/madani-institut-soroti-pembangunan.html

Sejumlah Seniman Hadir pada Pameran Seni, bertajuk Jejak Seni Rupa, "Senja Hari" di gallery Raos kota Batu Jawa Timur, Minggu (26/11). (Har)

28/11/2023

Polres Lampung Utara Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024

Lampung Utara, wartamerdeka.info, - Polres Lampung Utara Polda Lampung melaksanakan Apel kesiapan menghadapi tahapan kampanye pemilu 2024, Selasa (28/11/23).

Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, hari ini kita menggelar apel kesiapan dalam rangka pengamanan kegiatan kampanye pemilu 2024.

"Apel kesiapan untuk mengecek kekuatan riil kita dalam melaksanakan tugas tahapan kampanye Pemilu, kemudian peralatan yang akan digunakan," ujar Kapolres.

Personel yang terlibat dalam pengamanan kampanye diharapkan mampu mengatasi dan mengendalikan potensi kerawanan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dimulainya tahapan kampanye tanggal 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024 sesuai jadwal Pemilu 2024, Polres Lampung Utara memastikan pengamanan akan berlangsung aman dan tertib. Kapolres Lampung Utara menegaskan kepada anggota agar melaksanakan tugas dengan baik sesuai aturan dan SOP.

"Dalam pelaksanaan tugas, agar selalu berpegang pada aturan dan SOP yang berlaku serta jaga Netralitas," tegas Kapolres.

Kapolres juga mendorong peningkatan fungsi deteksi dini untuk mengantisipasi perkembangan dan isu global serta nasional, yang dapat berdampak pada pelaksanaan tugas kepolisian terutama dalam tahapan Pemilu 2024.

"Diharapkan kita semua untuk bijak dalam menyikapi isu global dan perkembangan lainnya yang terjadi saat ini sehingga kita tidak terpengaruh, tetap fokus pada tugas pokok kita sebagai anggota Polri yang menjaga keamanan masyarakat," ucap Kapolres.(yoke)

Harga Ikan "Terjun Bebas", Ada Apa?

Harga ikan terus merosot tajam, nelayan Pantura Lamongan dihadapkan dengan situasi yang tidak menentu. Meski rata rata produksi tangkapnya lumayan bagus, tapi harganya tidak kunjung normal, bahkan tanda tanda mulai normal pun sulit untuk diprediksi lantaran menjelang akhir tahun. Bisa jadi karena supply and demand sedang  tidak dalam kondisi berimbang, imbasnya pasar juga menjadi tidak normal.

Misalnya, jenis letter jacket/ikan Bukur yang saat normal bisa mencapai Rp.100 ribu lebih sekarang terjun di kisaran angka Rp. 40 an ribu, bahkan bisa di bawah itu.
Jenis Loligo/cumi Teropong, Bekutak/cuttlefish biasanya -+ Rp. 50ribu sekarang dikisaran Rp. 32ribu.

Dari pantauan wartamerdeka, melorotnya harga ikan ini, juga dialami oleh hampir seluruh nelayan di berbagai wilayah.

Di wilayah Pangkal pinang, Bangka harga ikan juga mengalami penurunan yang membuat nelayan di sana kelimpungan.
Termasuk di TPI Pasir, wilayah pesisir selatan Kebumen jogja. Demikian juga di wilayah Kalimantan Selatan dan Makasar. Di Bengkulu, nelayan juga mengalami kondisi yang sama. Nelayan bahkan merasa sedih dengan situasi seperti ini. 

"Kami nelayan cukup sedih melihat kondisi yang terjadi saat ini, harga ikan sangat murah, terlebih jika kami menjual kepada tengkulak, padahal saat ini hasil tangkapan sedang berlimpah," kata salah seorang nelayan di kawasan pantai Zakat Kota Bengkulu, Syafrudin, Selasa (21/11/), di kutip dari RRI.co.id.

"Sangat berharap harga ikan kembali naik, setidaknya tidak seperti saat ini, saat ini harga ikan layur itu cuman Rp.10 ribu per kilo gram, padahal sebelumnya rata-rata harga ikan Layur atau ikan Bledang ini Rp. 30 ribu per kilo," lanjut Syahfruddin.
Menyikapi kondisi seperti ini, sejumlah nelayan di pantura Lamongan seakan tidak tahu harus "wadul" kemana. Lantaran, belum ada pihak yang berupaya untuk membantu mencarikan jalan keluar. 

"Kalau sudah kondisi seperti ini, lantas kemana kami harus menyampaikan aspirasi ini?," ungkap Jiman salah seorang nelayan di pantura. (WM/Bersambung)

KORPRI, HUT KE 52, "Korprikan Indonesia

                                Oleh : Sjahrir Tamsi

KORPRI adalah organisasi beranggotakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai BUMN, BUMD beserta anak perusahaannya yang didirikan berdasarkan KEPPRES 82/1971.
Meski demikian, KORPRI sering kali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan KORPRI tak terlepas dari kedinasan.
Organisasi ini bernama Korps Pegawai Republik Indonesia, disingkat KORPRI. KORPRI adalah wadah untuk menghimpun seluruh pegawai Republik Indonesia demi meningkatkan perjuangan, pengabdian, serta kesetiaan kepada cita-cita perjuangan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 bersifat demokratis, mandiri, bebas, aktif, professional, netral, produktif, dan bertanggung jawab. KORPRI didirikan pada tanggal 29 November 1971 dengan batas waktu yang tidak ditentukan.
Pembentukan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) merupakan amanat dari :
• UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN Pasal 126;
• PP 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil;
• Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 1971 tentang Korps Pegawai Republik Indonesia.
Adapun VISI dan MISI KORPRI yaitu :
VISI : Terwujudnya KORPRI sebagai organisasi yang kuat, netral mandiri, professional dan terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mensejahterakan anggota, masyarakat, dan melindungi kepentingan para anggota agar lebih professional didalam membangun Pemerintahan yang baik.

 Misi KORPRI adalah :
1.    Mewujudkan organisasi KORPRI sebagai alat pemersatu bangsa dan Negara;
2.    Memperkuat kedudukan, wibawa, dan martabat organisasi KORPRI;
3.    Meningkatkan peran serta KORPRI dalam Mensukseskan pembangunan nasional;
4.    Meningkatkan perlindungan hukum dan pengayoman kepada anggota;
5.    Meningkatkan ketaqwaan dan profesionalitas anggota;
6.     Meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya;
7.    Menegakkan peraturan perundang-undangan Pegawai Republik Indonesia;
8.    Mewujudkan rasa kesetiakawanan dan solidaritas sesame anggota KORPRI;
9.    Mewujudkan Good Governance.
Hari KORPRI diperingati pada tanggal 29 November setiap tahunnya oleh lembaga pemerintahan se-Nusantara ini yang beranggotakan Aparatur Sipil Negara (PNS/P3K), pegawai BUMN, BUMD beserta anak perusahaannya.
Tahun ini, KORPRI memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 yang diperingati pada tanggal 29 November 2023.
Peringatan HUT ke-52 KORPRI tahun 2023 mengusung tema "KORPRIKAN INDONESIA".
Tema tersebut mengandung harapan para anggota KORPRI lebih bersemangat dalam bekerja dan berkontribusi melayani kepentingan publik dan mewujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa sehingga mewarnai proses pembangunan nasional.
Terkait Tujuan Peringatan HUT ke-52 KORPRI pada tanggal 29 November 2023 adalah sebagai berikut :
• Mengajak anggota KORPRI di seluruh Indonesia untuk meneguhkan netralitas dan profesionalisme serta meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik dan kepedulian seluruh anggota KORPRI terhadap masyarakat.
• Meningkatkan netralitas dan semangat profesionalisme kepada seluruh ASN.
• Memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa dalam mendukung pembangunan nasional.
• Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Referensi :
1. Detik News : Tema dan Logo HUT ke-52 KORPRI diperingati 29 November 2023. news.detik.com. 2023;
2. Kaltim To Day : 29 November 2023 Mempetingati HUT KORPEI ke-52, kaltimtoday.co. 2023; 
3. Korpri Kota Jogya :  Desain Logo , dan header web, dan Twibbon HUT Korpri ke-52. jogyakota.co.id. 2023.
4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 1971 tentang Korps Pegawai Republik Indonesia.
5. PP 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil;
6. UU RI Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN.

SUARA PEMBACA

Redaksi menyediakan ruang untuk para pembaca agar yang disampaikan dapat diketahui secara umum. Namun demikian, Redaksi berhak mengedit atau koreksi sesuai ketentuan yang berlaku tetapi tidak menghilangkan arti dari yang dimaksud pembaca.