Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Konflik Soal Pemindahan Para Pedagang Pasar Mulai Reda

SUBANG-Upaya yang dilakukan oleh sekolompok organisasi masyarakat (ormas) yakni gabungan para mantan preman subang (Gapampres)  yang turut andil membantu program pemerintah kabupaten Subang mengenai  pemindahan para pedagang yakni pedagang pasar panjang dan pasar GOR serta pedagang belakang  bioskop Candra pindah ke pasar tradisional pasar baru menuai hasil. Dibuktikan, kios dan lapak  yang dulunya kosong mulai terisi bahkan para pedagang dan pembeli sudah berdatangan.

Dari penulusuran wartamerdeka.com, di lapangan,  Kamis (14/10/2010), sejumlah kios yang tadinya semerawut kini sudah ditata rapih sehingga kelihatanya rapih bahkan menurut keterangan yang diterima dari beberapa sumber yang dapat dipercaya blok 192 dan blok 512 sebelumnya tidak terisi kini sudah terisi sehingga dulu  pasar baru yang kumuh jelas berubah drastis ini tentunya suatu pekerjaan yang patut dihargai. Ini bukti prestasi  kerja yang  sangat baik.
 
Dijelaskan oleh Talam Kopral selaku Koordinator pemindahan para pedagang pasar,   organisasi Gapampres beserta para pedagang serta  warga masyarakat dan pihak pemerintah kabupaten Subang bersatu  demi mensukseskan program pemindahan pasar ini.  Namun diakuinya, awalnya tidak gampang. Banyak kendala yang dihadapinya. (ASEP)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama