Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sekda Rembang, H Hamzah Fatoni: Usut Tuntas Dugaan Pungli Penyaluran Bantuan Benih

REMBANG-Pemerintah Kabupaten Rembang serius menanggapi pemberitaan dugaan pungutan liar (pungli) pada penyaluran bantuan benih dan pupuk dari Pemerintah Pusat yang dikeluhkan sejumlah petani seperti yang diungkapkan sejumlah kepala desa yang tergabung dalam Guyub Rukun Petinggi Dampoawang (Guru Pandawa) yang menemuinya belum lama ini. Hal tersebut dikemukakan Sekda rembang H Hamzah Fatoni kemarin kepada sejumlah insan pers

Dikatakan, Pemkab Rembang serius menanggapi permasalahan tersebut dan segera mengambil langkah cepat guna mengusut tuntas dugaan pungli."Kami segera menerjunkan tim dari Inspektorat Kabupaten dan memanggil Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang selaku SKPD yang bertanggung jawab atas distribusi bantuan benih," cetusnya

Ia menjelaskan, jika dugaan itu benar, maka akan diberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemkab sudah bekerja keras melalui berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para petani yang merupakan mayoritas penduduk di Kabupaten Rembang. "Jangan sampai kerja keras ini dinodai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Oleh karena itu disebutkan pihaknya mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu hasil kerja tim yang diterjunkan guna mengetahui sejauh mana kebenarannya. "Kami baru bisa membuat kesimpulan benar atau tidaknya dari laporan tim. Setelah itu baru diambil langkah-langkah yang diperlukan," imbuhnya.

Sampai saat ini sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar kepada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Rembang. Sektor tersebut mendapatkan prioritas utama sehingga diharapkan semua stakeholder bahu-membahu bekerja sama menyukseskan semua upaya memajukan sektor pertanian di wilayah kabupaten Rembang. (hasan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama