Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Bandar Narkoba Yang Ngepruk Anggota Polisi, Ternyata Residivis

Kasat Narkoba Polres Metro Jakbar
AKBP Suhermanto
JAKARTA (wartamerdeka) - Ahmad Sopian (AS), bandar narkoba yang ngepruk Brigadir Rizal Taufik, ternyata seorang Residivis, perkara narkotika yang ditangkap Polres Jakarta Utara, pada tahun 2007, dan baru keluar dari LP Salemba pada tahun 2010. 

Hal itu diungkapkan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto kepada wartawan, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, AS mengepruk Brigadir Rizal Taufik, Anggota Sat Narkoba Polres Jakarta Barat yang sedang melakukan penangkapan terhadap SA. Informasi ini diperoleh dari istri AS. 

Saat itu menurut istri SA, Brigadir Rizal mengatakan,  “kamu saya tangkap saya polisi unit Narkoba", sambil mengeluarkan senpi untuk berjaga jaga.
Karena mendengar keributan yang terjadi dekat kontrakannya, AS keluar rumah dan berusaha mendekati Brigadir Rizal Taufik, dan SA, disitu Rizal mengatakan kepada AS “kamu jangan mendekat, saya polisi”. Nah pada saat itu AS pergi lalu mengambil balok kayu kaso, dan kembali dengan jalan memutar lewat gang kecil, kemudian langsung menghantamkan balok kayu tersebut ke kepala bagian belakang Brigadir Rizal Taufik, yang langsung terjatuh dan sempat melepaskan tembakan ke udara. 
Setelah terjatuh,  korban pun masih dipukul oleh AS, ke kepala bagian depan sambil mengeluarkan kata umpatan dan makian dengan kata kata kasar.
"Setelah itu Korban tidak sadarkan diri, dan AS  beserta AS langsngung kabur, " papar AKBP Suhermanto. 
"Kami berhasil menangkap kedua pelaku AS dan SA, di daerah Kabupaten Tangerang dalam waktu kurang lebih 10 jam. Nah saat diminta menunjukkan barang bukti Sabu tempat kejadian perkara, disitu AS berusaha melakukan perlawanan, hingga dilakukan tindakan tegas terukur," ungkapnya. 

Badar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...