Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Ketimbang Terbengkalai, Bekas Kantor Farmasi Pemkab Tasikmalaya, Lebih Baik Serahkan Saja Ke Pemkot



TASIKMALAYA (wartamerdeka) - Miris.. Bekas bangunan farmasi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya,  kini terlihat terbengkalai tidak terawat.Pasalnya  di bangunan tersebut sudah lagi tidak berpenghuni.


Aset milik Pemkab Tasikmalaya yang berada di Jalan SL Tobing nomor 151 wilayah Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya itu,  nampak dibiarkan kosong, karena saat ini kantor farmasi itu sudah lama pindah ke Mangunreja.

Ati, salah satu pedagang yang berada di depan bangunan itu menerangkan kantor farmasi itu sudah kurang lebih dua bulan pindah ke komplek kantor Bupati Tasikmalaya (Gebu) di daerah Kecamatan Mangunreja. 

“Jadi sudah dua bulan ini bangunan itu tanpa penghuni dibiarkan saja terbengkalai.Cuma ada satu orang yang menjaga gedung itu.Namun datangnya sore sampai pagi saja,”ujar pedagang yang mengaku sudah satu tahun jualan di depan bekas kantor tersebut, Rabu (10/1/2018).

Dadang, salah satu pemerhati social mengaku sangat prihatin bangunan seluas 1.750 M2 yang sudah tidak terawat itu.Padahal kalau memang sudah tidak pakai lagi.Bisa di serahkan saja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya.

“Ketimbang dibiarkan terbengkalai begitu saja, justru akan lebih baik di serahkan atau di manfaatkan untuk kepentingan kantor Pemkot.Misalnya di gunakan untuk kantor BPBD.Karena selama ini kantor tersebut terpaksa harus menyewa rumah milik masyarakat,”bebernya.

Dadang menuturkan Pemkab Tasikmalaya setidaknya harus bisa bijaksana.Seperti halnya telah memberikan izin kepada Satpol PP & Damkar Kota Tasikmalaya menempati bekas bangunan terminal Cilembang (aset Pemkab) selama ini.

Sehingga aset milik Pemkab yang berada di Pemkot itu bisa bermanfaat di gunakan untuk kepentingan kantor di lingkungan Pemkot yang belum memiliki bangunan.Ketimbang di biarkan begiru saja tak berpenghuni.

“Dengan bisa menempati bangunan bekas kantor farmasi itu.Tentunya Pemkot bisa berhemat, karena selama ini harus membayar sewa rumah milik masyarakat yang di gunakan untuk kantor BPPD.Sehingga anggaran untuk biaya sewa itu di bisa di gunakan ke yang lain,”terangnya.

Dadang menambahkan sudah seyogianya saat ini ada political will dari Walikota dan DPRD Kota Tasikmalaya harus segera melakukan komunikasi dengan Bupati dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya.(Ariska)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...