Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Sebulan Jabat Kapolres Kobar, AKBP Arie Sandy Langsung Menggebrak Perangi Narkoba



KOBAR (wartamerdeka) - Baru satu bulan  menjabat sebagai Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP  Arie Sandy  Z S, SK, Msi sudah banyak membuat gebrakan. Kususnya dalam pemberantasan Narkotika.


Dari data yang berhasil dihimpun Wartawan  baru baru ini jajarannya lewat Satresnarkoba  berhasil mengamankan seorang laki laki yang berinisial MDT (31) warga masyarakat jalan Area Sukma Ningrat Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat,  Senin (8/1/2018) sekitar jam 16,00  Wib. 


Tersangka MDT tertangkap tangan sedang membawa Narkoba Jenis sabu sabu seberat 4,02 gram di jalan Pangeran Kesuma Yudha kelurahan Mendawai di pinggir gang Cempaka 2, Selasa (9/1/2017). 

Menurut keterangan AKBP Arie,    terjadinya penangkapan pada tersangka berkat adanya  informasi masyarakat akan adanya transaksi di lokasi tersebut. 

Dengan  cepat anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan pingintaian.  Melihat gerak gerik pelaku mencurigakan, ahirnya anggota Satresnarkoba melakukan penggeledahan kepada tersangka dan petugas menemukan di dalam saku celana dan bajunya barang bukti berupa enam paket sabu dengan berat kotor keseluruhannya 4,02 Gram. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka MDT. 

Diakui oleh Kapolres  saat ini pihaknya sudah mengamankan barang bukti jenis Sabu sabu seberat 4,02 gram ,1 unit Ranmor  R2 jenis Honda  Beat.

"Selain itu,  satu buah HP merk Nokia sudah diamankan di Polres Kobar guna proses penyidikan  dan mengungkap jaringan selanjutnya, " terangnya.  (TH)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...