Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Usia 92 Tahun Mahathir Calonkan Diri, Mungkinkah?



Oleh Dasman Djamaluddin

MUNCULNYA nama Tun Dr Mahathir bin Mohamad di usianya 92 tahun sebagai calon Perdana Menteri (PM) Malaysia diberbagai media nasional Malaysia memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat Malaysia.


Bagi yang kontra mempertanyakan, untuk apa lagi mencalonkan diri. Bukankah sudah pernah menjadi PM selama 22 tahun?

Memang benar, Mahathir pernah menjadi PM dari tahun 1981-2003. Yang bisa menyamai kedudukannya sebagai PM keempat Malaysia hanya Presiden Soeharto dari Indonesia dan PM Lee Kuan Yew dari Singapura.


Pernyataan Mahathir Mohammad sebagai calon PM Malaysia dikeluarkan di Shah Alam pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Jika melihat siapa calon wakilnya, adalah Wan Azizah Ismail, tidak asing lagi ia adalah isteri dari mantan Wakil PM Malaysia di masa Mahathir jadi PM, yaitu Datuk Seri Anwar Ibrahim, maka kita langsung memastikan, bahwa pencalonan ini berasal dari oposisi Malaysia, "Pakatan Harapan." Tetapi di manakah Anwar Ibrahim, kenapa tidak terlihat? Ia masih berada dalam tahanan.

Menurut jadual, Anwar Ibrahim akan bebas pada 8 Juni 2018. Buat pihak oposisi, tidak mungkin menempatkan Anwar Ibrahim sebagai wakil PM. Karena bisa saja pemilihan umum dimajukan, sehingga tidak mungkin memasangkan calon wakil PM atau PM. 

Untuk itulah dipasang Mahathir dan isteri Anwar Ibrahim. Jika Anwar Ibrahim keluar tepat waktu, ia pun tidak diizinkan berpolitik selama lima tahun. Kecuali jika raja mau mengampuni.

Dua tokoh Malaysia, Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim pernah bekerja sama sebagai PM Malaysia dan Wakil PM Malaysia. Tetapi hubungan mereka retak dan Anwar Ibrahim menjadi pemimpin oposisi dari tahun 2008. Selama 18 tahun, kedua tokoh Malaysia itu berseberangan, barulah pada saat Mahathir menemui Anwar Ibrahim di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, mereka berdua bersalaman. Bahkan sejak itu, Mahathir akan mencabut dakwaan kepada Anwar Ibrahim telah melakukan sodomi.

Inilah yang dinamakan politik. Tidak ada sahabat dan lawan yang sejati. Di dalam politik, yang ada, adalah kepentingan. Dulu bersama-sama di pemerintahan mendukung Barisan Nasional/ UMNO, sekarang sama-sama di pihak oposisi.

Tentang usia, selama UU Malaysia mengizinkan, maka usia tidak menjadi masalah. Ronald Reagan menjadi Presiden AS dan Khomeini kembali ke Iran, juga di usia tua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...