Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dansatgas Kogasgabpad Tinjau Tempat Pengungsian Warga Lombok Timur


LOMBOK (wartamerdeka.info)  -  Komandan Satuan Tugas (Dansatgas)  Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekontruksi pasca gempa di Lombok Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., didampingi Kasdim 1615/Lotim Mayor Inf Arifianto bersama Wakil Bupati terpilih H. Rumaksi dan Danramil 1615-11/Aikmel mengunjungi warga yang terkena musibah gempa bumi, di tempat pengungsian Desa Briri Jarak, Kecamatan Wanasaba, Kaputen Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (16/9/2018). 

Kedatangan Dansatgas Kogasgabpad Kolonel Inf Farid Makruf beserta rombongan disambut Kepala Desa Briri Jarak Lalu Fauzi dan tokoh agama setempat. Kehadirannya dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada warga untuk bangkit pasca gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Dansatgas Kogasgabpad memberikan bantuan berupa perkakas kerja yang merupakan sumbangan dari relawan untuk membantu merobohkan dan membersihkan rumah warga yang rusak.

“Manfaatkan perkakas ini sebaik-baiknya, mudah-mudahan dengan perkakas dan perlengkapan kerja sederhana ini, dapat membantu warga membersihkan rumahnya yang rusak,” ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Briri Jarak Lalu Fauzi atas nama warga mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kolonel Inf Farid Makruf ke tempat pengungsian warga desanya serta sekaligus menyerahkan bantuan perkakas kerja. 

Menurutnya, alat dan perlengkapan yang diserahkan nantinya akan dibagikan kepada masyarakat untuk bekerja secara bergiliran dengan bergotong royong, sehingga dapat digunakan secara bersama-sama.

“Semoga dengan ada perhatian seperti ini menambah semangat masyarakat untuk bergotong royong membersihkan  rumahnya yang rusak, sehingga masyarakat bisa cepat kembali ke rumahnya masing-masing,” katanya.

Adapun bantuan perkakas dan perlengkapan kerja yang diberikan berupa 40 set helm plus rompi, palu dengan berbagai ukuran, skop, linggis, alat pahat, kunci inggris, alat pengungkit dan arco.(R)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama