Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Perpustakaan Apung di KN. Tanjung Datu 1101 Bakamla RI


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Komandan KN. Tanjung Datu 1101 Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han), M.Mar. menerima kunjungan rombongan dari Perpustakaan Nasional dalam rangka inspeksi Perpustakaan Apung di KN. Tanjung Datu 1101 yang sedang sandar di Pangkalan Armada Zona Maritim Barat, kemarin (24/9).

Kedatangan Tim Perpustakaan Nasional sebagai bentuk kerja sama antar instansi pemerintah, khususnya dalam tujuan penyebarluasan informasi dan koleksi yang telah diproduksi oleh Bakamla RI. Tidak hanya dalam bentuk fisik, produk informasi yang dimiliki oleh Bakamla RI, seperti Majalah Garda Maritim, juga dapat disebarluaskan berupa data digital.

Khusus dalam rencana mewujudkan kebiasaan membaca buku secara digital, akan dibangun Pojok Baca Digital (Digital Reading Corner) di salah satu bagian perpustaakan di KN. Tanjung Datu 1101.
KN. Tanjung Datu 1101 merupakan sarpras yang esensial dan tepat untuk dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan apung. Diketahui bahwa kapal ini merupakaan kapal patroli terbesar yang dimiliki oleh Bakamla RI.

Masyarakat yang tadinya ingin memanfaatkan fasilitas perpustakaan apung, juga dapat melakukan kunjungan ke bagian kapal lainnya. Selain itu, dengan menempatkan perpustakaan di KN. Tanjung Datu 1101, masyarakat yang berada di daerah terpencil juga dapat menikmati informasi yang tersedia di dalamnya, karena kapal dapat bergerak menuju daerah pelosok.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang dilakukan antara Bakamla RI dengan Perpustakaan Nasional, KN. Tanjung Datu 1101 akan direkomendasikan sebagai Kapal Terbuka. Dengan demikian kapal yang berukuran 110 meter tersebut, dapat dijadikan sebagai contoh sarana edukasi masyarakat di daerah pesisir terdepan dan terluar.

Kunjungan Tim Perpustakaan Nasional tidak hanya di lokasi perpustakaan apung, namun juga kunjungan kapal secara menyeluruh dengan pengenalan terhadap ruangan-ruangan, dan peralatan yang dimiliki oleh KN. Tanjung Datu 1101.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kepala Pangkalan Armada Zona Maritim Barat Letkol laut (P) Ardhi Sunaryo.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama