Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Alfamart Alfamidi dan Pemprov DKI Kerjasama Siapkan Lulusan SMK yang Siap Kerja



JAKARTA (wartamerdeka.info) - Sebagai salah satu ritel modern terkemuka di Indonesia, Alfamart dan Alfamidi turut memberikan sumbangsihnya untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Bertempat di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Alfamart dan Alfamidi menandatangani Perjanjian Kerja Sama program kurikulum ritel modern “Alfamart Alfamidi Class” dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Perjanjian Kerja Sama ditandatangani oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto dan Human Capital Director Alfamart Alfamidi, Tri Wasono Sunu serta disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Industri ritel modern ini merupakan salah satu industri padat karya, dengan jumlah kebutuhan dan peminat yang cukup tinggi, namun tantangan kita adalah mendapatkan calon tenaga kerja yang sudah siap pakai,” ujar Sunu.

Perusahaan pun memberikan berbagai pelatihan dengan waktu dan biaya ditanggung perusahaan sebelum mereka diterjunkan di pekerjaan yang sebenarnya.


“Dengan program Alfamart Alfamidi Class inilah, sekolah vokasi atau SMK yang bekerja sama akan mengajarkan kurikulum ritel modern yang didapat dari transfer ilmu Alfamart Alfamidi kepada tenaga pengajar, dengan output atau siwa-siswi lulusannya sudah sesuai dengan standar kualifikasi SDM industri ritel modern,” tambahnya.

Alfamart Alfamidi Class di DKI Jakarta dimulai sejak tahun 2013. Hingga kini, program tersebut sudah tersebar di 15 SMK di Provinsi DKI Jakarta, dengan rincian 12 SMK Negeri dan 3 SMK Swasta. Dan sampai akhir tahun 2018 akan ada 3 SMK lagi yang mengadopsi kurikulum ritel modern Alfamart Alfamidi Class. Sebagai informasi tambahan, Alfamart Class dan alfamidi class juga diterapkan di lebih dari 218 SMK di seluruh Indonesia

“Kami membekali siswa dengan berbagai kompetensi seperti pengetahuan produk, penjualan, transaksi & administrasi keuangan, persediaan produk, pelayanan pelanggan, prosedur kerja, hingga kerja sama tim,” papar Sunu.

Semua pengetahuan dan keterampilan tersebut bisa dipraktekkan di Business Center berbentuk laboratorium toko ritel modern di sekolah, yang juga dihibahkan Alfamart Alfamidi sebagai sarana pelengkap pembelajaran siswa.

Keunggulan lain program ini adalah siswa-siswinya bisa mengikuti program Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang bisa memberikan pengalaman praktis bagi siswa di dunia kerja.

Selain itu, lulusannya pun bisa langsung diterima bekerja di Alfamart atau Alfamidi.

“Setelah lulus, siswa Alfamart Alfamidi Class bisa langsung bergabung dengan perusahaan kami. Atau, mereka juga bebas memilih untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi atau membuka usaha ritel secara mandiri,” tutup Sunu.

Sementara Gubetnur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut baik keejaaama dgn alfamart dan alfamidi ini. "Program kerjasama alfamart dan alfamidi class ini baik sekali. Tentunya perlu segera ditindaklanjuti melalui dinas pendidikan, " jelas Anies.

Bahkan lanjut Anies, program pendidikan ini diharapkan segera diterapkan ajaran awal tahun depan. (R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama