// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

TNI Kerahkan Dua KRI Dukung Doa Bersama Keluarga Korban Lion Air JT-610


KARAWANG (wartamerdeka.info) -  Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan dua kapal perang, KRI Banda Aceh 593 dan KRI Banjarmasin 592 untuk memfasilitasi keluarga korban dalam melakukan doa bersama dan tabur bunga dilokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat.

Sebanyak 726 orang yang ikut dalan kegiatan tersebut terdiri dari 589 keluarga korban dan 137 pendamping dari Lion Group embarkasi dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlayar menuju lokasi perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

Sekitar pukul 11.30 WIB kedua KRI jenis Landing Platform Dock (LPD) dari Komando Lintas Laut Militer tiba di perairan Tanjung Karawang. Dilokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di atas geladak Heli KRI, para keluarga korban dipimpin oleh rohaniawan dari TNI menggelar doa bersama dan dilanjutkan dengan tabur bunga.

Usai melaksanakan doa bersama, ke dua KRI tersebut berputar-putar mengelilingi lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 untuk memberikan kesempatan kepada keluarga korban menyaksikan lokasi jatuhnya pesawat dan proses pencarian serta evakuasi yang dilakukan oleh TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT sambil menaburkan bunga ke laut untuk para korban.


Sementara itu, Panglima Komando Armada (Pangarmada) I Laksda TNI Yudo Margono, S.E. di hadapan awak media mengatakan bahwa membawa keluarga korban ke titik jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 bertujuan untuk memanjatkan doa dan melaksanakan tabur bunga sekaligus keluarga korban dapat menyaksikan langsung lokasi jatuhnya pesawat.

“Sesuai instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI dan Kepala Basarnas bahwa pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610 oleh tim SAR gabungan akan terus dilakukan,” ujarnya.

Selanjutnya Laksda TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa seluruh kekuatan yang tergabung dalam SAR baik unsur kapal dan tim penyelam dari TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT dan instansi-instansi lain akan terus berupaya dan bekerja keras selama 24 jam.

“Sekarang ini tim penyelam masih bekerja melaksanakan pengangkatan puing-puing maupun korban yang ada di dalam laut untuk dievakuasi ke permukaan”, katanya.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama