Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Menhan Pimpin Apel Merah Putih Di Alun-alun Kota Pekalongan


PEKALONGAN (wartamerdeka.info) - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, ribuan warga masyarakat Pekalongan dan sekitarnya mengikuti Apel Merah Putih dan Ikrar NKRI yang digagas oleh pimpinan Kanzus Sholawat, Habib Luthfi bin Yahya, digelar di Lapangan Nusantara (Alun-alun ) Kota Pekalongan, Sabtu (15/12/2018).

Hadir dalam kegiatan apel Merah Putih Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu selaku pimpinan apel, Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz, Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih beserta jajaran, Pimpinan Kanzus Sholawat, Habib Luthfi bin Yahya, Kapolres Kota Pekalongan, AKBP Ferry Sandi Sitepu, segenap jajaran Dandim 0710, OPD di lingkungan Pemkot Pekalongan, serta tokoh masyarakat sekitar Pekalongan.

Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn)  TNI Ryamizard Ryacudu menyampaikan apresiasi dan terimakasih terhadap rangkaian kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Kanzus Sholawat pimpinan Habib Luthfi bin Yahya tersebut.

"Saya haturkan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan Kanzus Sholawat, Habib Luthfi bin Yahya atas terselenggaranya acara Apel Merah Putih. Kegiatan seperti ini baru ada hanya di Kota Pekalongan, sangat luar biasa dan benar-benar NKRI banget, semoga kota-kota lain di Indonesia mengikuti jejak Kota Pekalongan,” jelas Menhan.


Lanjut Menhan RI Ryamizard Ryacudu, tentang pentingnya bela negara dan rasa nasionalisme. Pihaknya menghimbau kepada generasi muda penerus bangsa agar terus bersinergitas dalam upaya memperkuat dan mempertahankan NKRI.

"Kegiatan Apel Merah Putih ini bertujuan untuk menguatkan rasa persatuan dan kesatuan NKRI di tengah situasi masyarakat yang rentan terpecah belah. Bangsa Indonesia terdiri dari ratusan suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Pancasila sebagai pemersatu bangsa harus selalu kita jaga dan amalkan karena hal tersebut merupakan ruh bangsa Indonesia. Selain itu, NKRI harga mati dan Bela Negara adalah kewajiban kita bersama," imbuh Ryamizard.

Kegiatan Apel kebangsaan merah putih ditandai dengan pembacaan Ikrar kebulatan tekad mengawal dan menjaga NKRI. Pembacaan Ikrar NKRI di ikuti seluruh peserta apel dengan mengenakan ikat kepala Merah Putih.

Kegiatan apel akbar warga masyarakat Pekalongan itu dengan mengusung tema “Tidak Melupakan Sejarah” hadir dalam kegiatan tersebut berbagai unsur di antaranya dari unsur TNI, Polri, tokoh agama, OPD, tokoh masyarakat dan siswa-siswi pelajar.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama