// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Polsek Tanjung Duren Dirikan Posko Dan Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Jelambar


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Lambe Patabang Birana SIK, bersama jajaran menyerahkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Posko bencana kebakaran, Lapangan Garda Mas, Jalan Jelambar Utama IV Gang Abadi Rt. 08/08 Jelambar, Grogol Petamburan Jakarta Barat, Senin (07/01/19).

Bantuan sosial diserahkan oleh Kapolsek Tanjung Duren dan diterima langsung oleh Ketua RW 08 Kelurahan Jelambar Drs. Hadi Waluyo.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana SIK menyampaikan turut berduka cita atas musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu

"Mudah-mudahan kita semua diberikan ketabahan dan keikhlasan, sedikit bantuan dari kami, semoga bisa membantu meringankan," ujar Kompol Lambe.

Selain memberikan bantuan sosial dan Bhakti Sosial, Polsek Tanjung Duren juga mendirikan Posko Terpadu 3 Pilar Polsek Tanjung Duren di lokasi terdampak kebakaran tersebut.

"Kita juga mendirikan posko  untuk membantu memberikan penanganan pelayanan surat kehilangan kepada korban kebakaran," katanya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama