Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wakapolres Metro Bekasi Kota Kongkow Bareng Warga Bekasi Timur


BEKASI (wartamerdeka.info) - Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulya, SIK didampingi Kapolsek Bekasi Timur beserta jajarannya Kongkow bareng warga Kampung Cerewed kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, bertempat di Rw.07, Jumat (22/02/2019) malam.

Hadir juga dalam Kongkow bareng warga Kampung Cerewed, Lurah Duren Jaya beserta jajarannya, Babinsa AD Duren Jaya, para Ustad dan Ulama, Para RT se-Rw.07, Karang Taruna, warga serta tokoh masyarakat.

AKBP Eka Mulya, SIK, dalam sambutannya mengatakan, mendekekati pesta demokrasi, kami Kepolisian Republik Indonesi mengajak kepada jajaran pemerintah dari tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan agar terus memerangi berita Hoax dan politisasi masjid yang selama ini marak dilakukan oleh sebagian kalangan tertentu.

"Masjid ialah tempat ibadah, harus dibedakan konteksnya dengan politik," kata Eka Mulya.

Eka Mulya juga berharap, para pemangku jabatan dan para alim ulama yang ada di Wilayah masing daerah dan khusus nya wilayah Rw.07 dapat meminimalisir sedini mungkin dan mengajak para warganya untuk senantiasa aktif dalam kegiatan sosial dan juga keagamaan.

Dan juga dalam beberapa waktu ini Polres Bekasi Kota sering mendapat laporan sering terjadinya tawuran antar geng anak muda dan remaja.

"Dan pihak Kepolisian tidak bosan-bosan menghimbau dan bahkan sering merazia kegiatan anak muda yang nongkrong sampai larut malam dipinggir jalan, tujuannya untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya hal yang tidak kita inginkan," pungkas Eka Mulya.(Agus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama