Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sambang Duka : Kabid Humas Polda Banten Kunjungi Rumah Duka ASN Polri (Almh) Titin


SERANG (wartamerdeka.info) - Dalam rangka mewujudkan rasa kepedulian terhadap sesama, Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi bersama Staf mengunjungi kediaman keluarga Jenazah (almh) Titin, Salah satu ASN POLRI yang bertugas di Polda Banten, Kamis (28/02/2019).

Dalam kunjungan nya Edy Sumardi mengatakan bahawa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sesama.

"Ya..ini salah satu bentuk kepudilian kita terhadap saudara kita yang sedang menghadapi cobaan yang cukup berat, kita ikut empati dan mendoakan semoga segala amal ibadah Almarhumah Titin selama hidup nya dapat di terima oleh Allah SWT dan buat keluarga yang di tinggal kan dapat di beri ketabahan." Ucap Edy

Sambungnya lagi, "Semoga kehadiran kami disini dapat memberikan kepada almarhumah dan berikan semangat kepada keluarga yang di tinggal kan" Tutup Kabid Humas Polda Banten.

Dikediaman Almarhumah Titin, bapak Sobari salah seorang anggota keluarga mengucapkan terimakasih kepada Kabid Humas Polda Banten yang telah menyempatkan diri nya untuk hadir disaat keluarga nya sedang berduka.

"Terimakasih kepada bapak Edy Sumardi yang telah menyempatkan diri untuk hadir di sini, terimakasih juga atas empati yang di berikan," ujar salah satu anggota keluarga.[A]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama