Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Majelis Taklim JIC Santuni Anak Yatim Dan Janda Dhuafa


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H Majelis Taklim Bina Muslimah yang bermarkas di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre mengadakan santunan kepada anak yatim dan janda dhuafa, kata Aep Saefullah Kepala Sub Divisi keagamaan Badan Managemen Jakarta Islamic Centre.

"Kegiatan santunan ini sudah dipersiapkan sejak lama. Tujuannya agar mereka para anak yatim dan para janda dhuafa bisa menyambut bulan suci Ramadhan penuh dengan suka cita" jelas Qoii ketua Majelis Taklim Bina Muslimah Jakarta Islamic Centre.

"Sebanyak 300 orang anak yatim dan janda dhuafa mendapat santunan berupa uang sebesar seratus ribu rupiah dan sembako terdiri dari gula, teh, minyak goreng, dan supermi. Dana untuk santunan ini berasal dari jamaah yang setiap minggunya menabung dan tentunya juga dari donatur lainnya," tambah Qori.

"Sebelum kegiatan santunan anak yatim dan janda dhuafa diadakan pengajian umum dengan penceramah KH Lukman Tanjung dan penampilan  musik Hajir Marawis Bina Muslimah" katanya.

Anak yatim dan janda dhuafa yang mendapat santunan berasal dari kawasan  Jakarta  Utara seperti Kramat Jaya,  Kampung Beting,  Tipar Timur,  Cilincing,  Kelapa Dua,  Lagoa,  Kebon Baru. Mereka yang mendapatkan memang benar-benar yang sangat membutuhkan.

Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre, Ahmad Juhandi mengatakan "Kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para yatim dan janda dhuafa. Apalagi menjelang puasa. Saya berharap untuk tahun berikutnya bisa diperluas lagi dan diperbanyak pesertanya. Tentunya perlu dipersiapkan dengan matang dan penggalangan dana yang lebih masif lagi".(M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama