Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Fadeli, Tekan Tombol Kran Air Minum Gratis Di Alun Alun Lamongan


LAMONGAN (wartamerdeka.info) -
Usai kegiatan Senam di Alun Alun Lamongan, Jum'at (21 Juni 2019) Bupati Lamongan, H. Fadeli melakukan uji penekanan tombol kran air minum yang ada di Alun Alun Lamongan.

Kepala Dinas   Perkim/PRKP Lamongan, Moch. Wahyudi melalui Kordinator Alun Alun, Setiyo Widodo dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan tersebut.

"Iya rencananya pak Bupati akan melakukan tekan tombol kran air minum dan kran cuci tangan di Alun Alun usai kegiatan Senam Jumat," ujar Setio, ditemui pada Kamis (20 Juni), seraya menandaskan kalau tekan tombol oleh orang nomor satu di Lamongan tersebut sebagai penanda dimulainya penggunaan kran air minum gratis dan kran cuci tangan.

Menurut dia, supaya pengunjung Alun Alun makin merasa nyaman, pihaknya lantas memberi fasilitas tambahan berupa air minum gratis dan cuci tangan.

"Setelah PKL atau pedagang asongan tidak diperkenankan berjualan di areal Alun Alun, maka dinas  berfikir menambah dua fasilitas itu," tambah pria yang akrab di panggil Mbing ini.
Tahap awal ini, dipasang empat titik kran untuk minum plus kran untuk cuci tangan.

Dengan dipasangnya tempat air minum gratis dan cuci tangan ini, kedepan diharapkan wajah Alun Alun Lamongan tidak cuma cantik dan menawan, namun juga makin membuat warga masyarakat betah berlama lama saat melepas penat atau menghabiskan luang waktunya di Alun Alun. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama