Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mutasi Kasek SMAN/SMKN Di Lamongan Tak Ada Pijakan Jelas


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Beredar rumor, terkait tidak jelasnya dasar pijakan memutasi (merotasi) kepala sekolah (Kepsek) SMAN/SMKN di Lamongan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tumur.

Data yang diperoleh wartamerdeka.info, sejumlah sekolah bahkan ditengarai kepseknya dimutasi berdasar pada Like and Dislike. Atas dasar suka dan tidak suka. Termasuk yang sudah lama tidak pindah, dianggap karena ada kedekatan dengan pejabat tertentu.

Tercatat, ada beberapa kepsek SMAN/SMKN yang hingga hampir 10 tahun tidak di-rotasi. Antara lain, kepsek SMKN 2 Lamongan, ada juga yang hampir 6 sampai 7 tahun, seperti kepsek SMAN 1, SMAN 2 Lamongan, SMAN Paciran dan SMAN Karangbinangun.

Namun, ada yang kurang dari 2 tahun sudah di-rotasi, seperti kepsek SMAN Sukodadi dipindah ke SMAN 3 Lamongan.

"Itu artinya, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim tidak memiliki landasan jelas. Atas dasar apa, kan tidak jelas," ujar salah seorang guru di salah satu SMA Negeri itu.

Padahal seorang pejabat, lanjut sumber yang sama, seperti kepsek, kalau sudah lebih dari empat tahun tidak dipindah, kan beresiko itu. Akan menjadi bom waktu.

Dari pantauan media ini, saat ini ada sejumlah sekolah yang tidak memiliki kepsek definitif, seperti SMKN 1 Lamongan dirangkap kepsek SMKN 2 Lamongan dan SMKN Brondong dirangkap kepsek SMKN Kalitengah.

Kepala cabang dinas pendidikan (Cabdin) provinsi Jawa Timur di Lamongan, Yuliarsih dikonfirmasi membenarkan adanya kepsek SMAN/SMKN yang memang sudah lama sehingga sudah waktunya untuk di-rotasi.

"Memang banyak kepsek yang sudah lama, dan waktunya di-rotasi, hanya keputusan itu kan yang punya kewenangan gubernur dan dinas pendidikan provinsi," kata Yuli, sapaan akrabnya.

Sayangnya, hingga berita ini tayang, Plt. Kadisdik Provinsi Jawa Timur, Hudiono dikonfirmasi belum memberi jawaban.

Sementara, mantan ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur, Prof. Zainuddin Maliki mengatakan soal mutasi atau rotasi kepsek tidak ada periodesasi.

"Nggak ada periodesasi," kata anggota DPR RI terpilih ini. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama