Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim Kesehatan Satgas Yonif 411 Kostrad Gelar Pengobatan Massal di Kampung Tomerau Perbatasan RI-PNG


MERAUKE (wartamerdeka.info) - Prajurit TNI dari Satgas Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad, beberapa waktu lalu menggelar pengobatan massal dalam rangka HUT Ke-74 RI di perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini (RI-PNG), tepatnya di Kampung Tomerau, Distrik Naukenjerai, Kab. Merauke, Papua.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang berjumlah 7 (tujuh) orang terdiri dari Danton Kesehatan, 2 (dua) Bintara Kesehatan, 3 (tiga) orang Tamtama Kesehatan dan sebagai penanggung jawab dokter Satgas Letda Ckm dr. M. Akbar.

Menurut Letda Ckm dr. M. Akbar, kegiatan pengobatan massal ini adalah kali kedua dilakukan oleh Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad di wilayah penugasan dalam kurun waktu sat bulan bertugas. “Pengobatan massal sebelumnya di Kampung Yakyu dan dihadiri banyak warga yang menerima pelayanan kesehatan gratis tersebut,” ungkapnya.

“Pengobatan yang diselenggarakan ini melayani pengobatan umum dari semua kelompok umur, mulai dari balita hingga warga yang lanjut usia dengan target pencapaian bisa 150 orang pasien,” katanya.

Sementara itu, Komandan Pos (Danpos) Tomerau Serka Robin Pratama mengatakan bahwa pengobatan massal tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang berada di wilayah perbatasan, khususnya di Kampung Tomerau.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bakti sosial TNI yang dapat dilakukan dan dirasakan langsung oleh masyarakat, diharapkan bisa bermanfaat bagi warga kita yang berada jauh di pedalaman di sepanjang garis batas negara,” ujarnya.

Salah seorang warga Tomerau, Dominggus Sanggra mengungkapkan bahwa warga yang menerima pelayanan kesehatan merasakan cukup puas dan senang atas adanya kegiatan tersebut di Kampung Tomerau “Warga berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin,” ucapnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama